02 November 2017

Berita Golkar - Koordinator Bidang (Korbid) Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia I Partai Golkar Nusron Wahid menjelaskan partainya lebih memilih Ridwan Kamil sebagai cagub Jabar karena berprestasi. Selain itu, Ridwan Kamil diterima warga Jawa Barat.

"Pertama, Golkar partai terbuka. Sebagai partai terbuka, mengapresiasi tokoh dan figur yang dianggap mempunyai prestasi yang baik serta diterima masyarakat luas Jawa Barat. Kita melihat Ridwan Kamil mempunyai syarat untuk itu," ujar Nusron di Restoran Batik Kurik, Jakarta, Selasa (31/10/2017). Menurut Nusron, idealnya Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi berpasangan dalam Pilgub Jawa Barat 2018. Namun keduanya menolak berduet.

"Mungkin idealnya menyandingkan Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi, tapi Ridwan tidak mau dan Dedi juga tidak mau, ya nanti berproses," ujar Nusron. "Kita berusaha menyandingkan Ridwan Kamil dengan Dedi," sambung Nusron. Dedi saat ini menjabat Bupati Purwakarta dan Ketua DPD Golkar Jawa Barat. Golkar memilih Ridwan Kamil berpasangan dengan kader muda Golkar, Daniel Muttaqien. Menurut Nusron, Daniel berpotensi meraup suara Golkar di Jawa Barat.

"Ya pasti akan menyodorkan (kader Golkar) salah satunya Daniel Muttaqien. Makanya dalam berpolitik harus ada variasi pilihan, kalau tidak memilih Dedi, maka pilih Ridwan harus terakomodir di situ salah satu ditawarkan Daniel Muttaqien itu mewakili sayap Golkar," kata Nusron. Dengan demikian, Ridwan Kamil didukung empat parpol. Tiga parpol yang sudah mendukung Ridwan Kamil adalah NasDem, PKB, dan PPP. [detik]

fokus berita : #Nusron Wahid


Kategori Berita Golkar Lainnya