04 November 2017

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Banten telah menerima surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait penggantian posisi Ketua DPRD Kota Serang Subadri Ushuludin dari jabatannya. Surat tersebut bahkan sudah diteruskan oleh DPD I Golkar Banten kepada DPD II Golkar Kota Serang, Kamis (2/11/17) untuk diproses lebih lanjut.

“Sudah kita terima suratnya. Isinya mengenai penggantian posisi Ketua DPRD Kota Serang. Sudah kita serahkan ke DPD II. Terserah kapan suratnya diproses ke DPRD Kota Serang,” kata Sekretaris DPD I Partai Golkar Banten Bahrul Ulum, Jumat (3/11/17).

Kendati surat tersebut menggeser posisi Subadri dari Ketua DPRD Kota Serang, Ulum menambahkan, secara status Subadri masih kader Golkar. Mengenai status keanggotaan Subadri di Golkar yang mencalonkan diri dalam Pilkada Kota Serang, Ulum menjelaskan akan menjadi catatan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar. “Kalau soal status itu mekanismenya di DPP yang akan mengambil keputusan,” ujarnya.

Dengan digesernya Subadri dari Ketua DPRD Kota Serang, Ulum menyebutkan adalah bagian kebijakan DPP terkait pencalon Subadri dari partai lain.”Saat ini kan posisi Ketua DPRD nya dulu.” Mengenai batas toleransi Golkar untuk Subadri, Ulum belum memastikan. “Persoalannya nanti sampai kapan, apakah pada saat Pak Badri ditetapkan sebagai calon walikota atau sebelum itu keputusan DPP sudah keluar (pemberhentian dari Golkar) ya kita tinggal tunggu saja,” ujarnya.

Kewenangan mencabut keanggotaan partai, kata Ulum, sepenuhnya kewenangan DPP bukan pengurus daerah baik DPD tingkat I maupun DPD tingkat II.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Serang Subadri Ushuludin mengaku belum mendapat kabar tersebut. “Banyak tadi teman-teman wartawan juga bertanya ke saya. Tapi saya belum terima. Jadi mohon maaf belum bisa menaggapi banyak. Kebetulan saya lagi di Jakarta,” kata Subadri.

Ia mengaku akan menunggu sampai surat tersebut sampai ke tangannya. “Mungkin kalau ada Senin saya terima. Nanti saya akan komentari terkait surat tersebut,” ujarnya. Untuk diketahui, musabab pencopotan Subadri dari jabatan Ketua DPRD Kota Serang ini lantaran yang bersangkutan dianggap tidak lagi mematuhi aturan partai.

Golkar telah menunjuk Vera Nurlaela Jaman maju dalam perhelatan Pilkada Kota Serang 2018 mendatang. Namun demikian, sebagai kader Golkar, Subadri tetap maju mencalonkan diri meski sebelumnya mendapat ultimatum dari petinggi partai beringin tersebut. Untuk selanjutnya, posisi Subadri akan digantikan oleh Namin. [bantennews]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya