06 November 2017

Berita Golkar - Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengaku telah berkomunikasi dengan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa membahas calon Wakil Gubernur Jawa Timur. Hal ini menyusul 10 nama cawagub pendamping Khofifah dari forum kiai.

Golkar juga telah membahas nama-nama tokoh yang diproyeksi sebagai cawagub Khofifah. Idrus menyebut ada dua nama yang tengah dilirik Golkar menjadi pendamping Khofifah, yakni Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak dan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

"Dari Golkar sudah ada pembicaraan juga dan nama-nama yang sudah beredar memang cukup banyak berkembang terakhir saudara Emil Dardak Bupati Trenggalek dan Ipong," kata Idrus di Kantor Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (6/11).

Idrus menuturkan, Golkar telah berkomunikasi dengan Emil Dardak membicarakan soal komitmen jika diusung sebagai cawagub Khofifah. Serta kontribusinya dalam pemenangan menarik dukungan generasi milenial di Pilgub Jatim.

"Dan bagaimana kontribusinya sebagai lulusan doktor dari luar negeri dengan pengalaman yang ada dalam membantu kepemimpinan ini sudah diskusikan," ujarnya.

Sejalan dengan Idrus, Ketua Bidang Pemenangan DPP Partai Golkar Yahya Zaini menyarankan jika Khofifah ingin menang maka harus memilih calon pendamping dari wilayah Mataraman. Dua nama yang berada di wilayah Mataraman adalah Emil Dardak dan Ipong.

"Tentu kalau Khofifah ingin memenangkan pertarungan maka yang ideal berpasangan dengan figur-figur tokoh yang berasal dari Mataraman," tandas dia.

Yahya menjelaskan, partainya menilai Emil memiliki keunggulan dibanding Ipong. Emil, kata Yahya, merupakan tokoh muda yang bisa mewakili generasi milenial. Strategi tersebut telah dibaca oleh Khofifah.

"Ya kira kira begitu saya kira khofifah memahami kontelasi ini karena ini juga berkembang di partai koalisi dan yang pasti Golkar sudah beberapa kali bertemu dengan saudara Emil kita diskusi bagaimana komitmen tentang pemenangan ini dan kita sudah intensifkan," tukasnya. [merdeka]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya