08 November 2017

Berita Golkar - Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Mahyudin menjelaskan hingga saat ini Partai Golkar masih belum menemukan bakal calon yang diusung dalam Pilgub Kaltim 2018. Apalagi pasca calon kuat yang digadang-gadang, yakni Rita Widyasari ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Memang dalam Golkar ada mekanisme rekruitmen calon kepala daerah, baik itu bupati, walikota, maupun gubernur. Tapi seperti diketahui bersama untuk Kaltim itu kan tiba-tiba calon kita atas nama Rita kena masalah hukum," kata Mahyudin saat di Jakarta, Selasa (7/11).

Menurutnya karena Rita terjerat korupsi, Golkar mencari calon alternatif yang bisa diusung. Golkar di Kaltim, kata Mahyudin, memiliki kursi yang cukup untuk mengusung pasangan calon dalam Pilgub 2018. Wakil Ketua MPR RI ini menyebutkan, Golkar terpaksa melakukan bongkar pasang sejumlah nama yang dinilai kuat dan berpeluang menang, lewat survei internal mereka.

Tidak menutup kemungkinan juga mengusung kader partai berlambang pohon beringin tersebut. "Mungkin yang kemarin misalnya, saat Rita dicalonkan, kader lain kan taat asas, tidak ada yang memunculkan diri. Ketika Rita tidak bisa tentu banyak kader yang selama ini menaruh loyalitas, hormat kepada Rita, berpikir untuk menjadi calon alternatif," kata Mahyudin.

Nama kader Golkar yang disebut Mahyudin antara lain Andi Sofyan Hasdam, Ketua Harian DPD I Partai Golkar Kaltim Makmur HAPK, hingga adik kandungnya Mahyunadi. "Kami mendorong untuk melihat daripada animo masyarakat. Jika memang mungkinkan ngga menutup misalnya (kader Golkar) berpasangan dengan Kapolda Kaltim Irjen Pol Safarudin, jika oke, atau mungkin dengan Rizal Effendi, Walikota Balikpapan," katanya.

Lebih lanjut mantan Bupati Kutim ini menegaskan, Golkar harus punya calon untuk Pilgub Katim. "Tapi kita juga mencari calon yang berpeluang untuk menang kalau tidak ya untuk apa. Nah kalau nnga punya calon untuk menang, kita pilih berkoalisi mengambil wakil," katanya. {Tribunnews}

 

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya