17 November 2017

Berita Golkar - Polisi menilai Hilman Mattauch, pengemudi mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO yang ditumpangi Setya Novanto melakukan kelalaian sehingga menyebabkan kecelakaan, di Jalan Permata Berlian, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/17) malam. Hilman pun ditetapkan sebagai tersangka.

"Namanya ditilang tersangka bukan? Ya iya (tersangka). Makanya kami kenakan Undang-undang Lalu lintas (dan Angkutan Jalan) Pasal 283 juncto Pasal 310," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (17/11/17).

Dikatakan, Hilman, reporter salah satu stasiun tevelisi swasta, saat ini masih menjalani pemeriksaan di Kantor Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan. "Ya nggak ditahan dong. Masih diperiksa di Pancoran," ungkapnya.

Ia menyampaikan, Hilman diduga melakukan kelalaian sehingga terjadi peristiwa kecelakaan yang menyebabkan Setya Novanto mengalami luka-luka. "Out of control. Karena di sebelahnya ada sungai (got) besar ya. Kalau dilarikan ke kanan, sudah masuk ke got. Ini sesuai dengan keterangan saksi. Masih olah TKP jangan disimpulkan dulu (apakah ini murni kecelakaan tunggal)," katanya.

Menyoal apakah polisi akan memeriksa urine pengemudi, Argo menuturkan, apabila diperlukan penyidik nanti akan dilakukan. "Nanti kita cek perkembangannya. Kalau memang dibutuhkan akan kami lakukan. Masih diperiksa. (Hilman) Jawab dengan lancar," jelasnya.

Ihwal apakah Hilman terindikasi menyembunyikan Setya Novanto yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Argo mengungkapkan, penyidik tidak memeriksa ke arah sana. "Belum dapatkan itu. Silahkan ke KPK, kami (tangani) kecelakaan saja," tandasnya. [beritasatu]

fokus berita : #Setya Novanto


Kategori Berita Golkar Lainnya