16 November 2017

Berita Golkar - Wacana musyawarah nasional luar biasa (munaslub) Partai Golkar mengemuka seiring ditetapkannya kembali Ketua Umum Setya Novanto sebagai tersangka oleh KPK. Penggantian pucuk pimpinan organisasi pun jadi pembicaraan di internal partai. Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid membenarkan wacana tersebut muncul.

Nama Nurdin disebut-sebut sebagai kandidat terkuat sebagai pengganti Novanto. Namun Nurdin memastikan partainya tak tergesa-gesa dalam bertindak. "Setiap aspirasi akan dikaji dan dievaluasi seiring perkembangan politik terkini yang dialami dan dihadapi Partai Golkar," kata Nurdin di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, (1611/17).

Nurdin sekaligus menepis isu yang menghadapkannya dengan jabatan Ketua Umum Partai Golkar. Dia menyatakan saat ini memilih fokus berjuang sebagai kandidat gubernur di Sulsel. Nurdin maju bersama calon wakilnya, senator DPD RI Aziz Qahar Mudzakkar. "Saya sudah berjanji kepada rakyat Sulsel. Bahwa saya memilih menjadi gubernur untuk melayani aspirasi dan kebutuhan serta tantangan di Sulsel," ujar Nurdin.

Nurdin dan Aziz akan mendeklarasikan pencalonan di Lapangan Karebosi Makassar, Jumat malam 17 November 2017. Kegiatan bakal diramaikan massa pendukung, relawan, serta kader dan pengurus parpol pengusung. Yakni Partai Golkar, NasDem, PKPI, dan PPP versi Djan Faridz. Acara ini sekaligus jadi ajang unjuk kekuatan bagi calon pesaing.

Tiga partai lain disebut bakal menyerahkan rekomendasi dukungan kepada Nurdin-Aziz di acara deklarasi. Masing-masing PKB, PBB, dan Hanura. Sehingga pasangan ini bakal disokong koalisi tujuh parpol. [metrotvnews]

fokus berita : #Nurdin Halid


Kategori Berita Golkar Lainnya