23 November 2017

Berita Golkar - Partai Golkar menunjuk Idrus Marham sebagai pelaksana tugas ketua umum (plt ketum) setelah Setya Novanto ditahan KPK karena dugaan korupsi eKTP. Menanggapi hal itu, Wakil Sekjen Partai Ali Mochtar Ngabalin berkelakar bahwa dirinya juga layak memimpin Beringin jika munaslub nanti digelar.

"Saya dong, kau (wartawan) sebut namaku dong jadi ketum. Dimana kekuranganku. Saya dong calon ketum. Sekali-kali ketum dipimpin orang sorbanan kayak saya ini," ucap Ali saat ditemui wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (23/11/17).

Ngabalin menyebut nama-nama yang bisa diusulkan menjadi calon ketua umum. "Sudah ada nama nama, ada Nurdin Halid, Idrus Marham, ada Bambang Soesatyo, Aziz Syamsudin, banyak sekali. Gak ada yang kurang. Saya aja baru 8-9 taun di Golkar mau jadi ketum, apalagi yg lain," ujar Ali.

Ngabalin menjelaskan penunjukkan plt atas rekomendasi Setya Novanto dan akan berakhir akhir bulan November karena gugatan praperadilan akan digelar. "Praperadilan kan tujuh hari. Jadi 7 Desember sudah bisa ambil kesimpulan apakah kita bisa segera gelar munaslub Partai Golkar atau bagaimana sikap golkar terkait hasil praperadilan," pungkasnya. [inilah]

fokus berita : #Ali Mochtar Ngabalin


Kategori Berita Golkar Lainnya