23 November 2017

Berita Golkar - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi positif penunjukan Plt pimpinan DPP Golkar. "Saya kira sudah bagus bahwa Golkar sebagai partai yang matang, melakukan proses pengambilan keputusan yang menurut saya cerdas dan menghargai proses hukum. Jadi kita tunggu saja. Tak perlu banyak komentarin lah itu," katanya, Rabu (22/11/17).

Diketahui, Golkar sepakat menujuk Sekretaris Jenderal (Sekjen) Idrus Marham untuk menjabat Plt Ketua Umum DPP Partai Golkar. Idrus sendiri akan menjabat pelaksana tugas sampai gugatan praperadilan yang diajukan Setya Novanto diputus. Penunjukkan Idrus diputuskan dalam rapat pleno DPP Partai Golkar, Selasa (21/11/17). Apabila gugatan Novanto diterima, jabatan Plt berakhir dan Novanto kembali menjabat sebagai ketua umum.

Namun, bila gugatan Novanto ditolak, plt bersama ketua harian melaksanakan rapat pleno untuk melakukan langkah selanjutnya, yakni meminta Novanto mengundurkan diri. Kalau Novanto tidak bersedia mengundurkan diri, rapat pleno Golkar memutuskan penyelenggaraan munaslub.

Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP oleh KPK. Novanto bersama sejumlah pihak diduga menguntungkan diri sendiri, orang lain, atau korporasi. Ia juga diduga menyalahgunakan kewenangan dan jabatan saat menjabat ketua Fraksi Partai Golkar DPR. Akibat perbuatannya bersama sejumlah pihak, negara diduga dirugikan Rp 2,3 triliun. [kompas]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya