24 November 2017

Berita Golkar - Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE melaksanakan penandatangan Mou antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatandengan South East Asia Friendship and Culture Association (SAFCA) tentang kerja samapengembangan sumber daya manusia, pertanian, pariwisata, kebudayaan serta investasi daerah.

Acara penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Lantai 38 Hotel Prince Hotel Shinigawa Tokyo Japan, Rabu (22/11).

Ini adalah MoU yang kedua dalam kunjungan kerja Bupati CEP selama berada di Jepang setelah sebelumnya Bupati melaksanakan MoU dengan pihak antara Ehime Toyota Motor Corporation dan Kochi Toyota Motor Corporation terkait bantuan mobil pemadam kebakaran dan ambulans.

Hadir dalam acara Penandatangan MoU tersebut dari Pihak Jepang, Presiden DirekturSAFCA Mr. Katsumi Ono, Sekjen SAFCA Mr. Kazuki Wake, Kepala Sekolah Bahasa Jepang Mr. Hideo Takahashi.

Mr Ichiro Yamaguci, Mr. John Laody Sariowan, Mr. Takashi Terasawa. Kerjasama ke dua belah pihak ini ikut diliput media nasional Jepang Sankei Newspaper.

MoU dengan SAFCA ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan di Amurang pada tanggal 6 Agustus 2017 antara Bupati CEP dengan Perwakilan dari SAFCA.

Bupati CEP juga mengunjungi Home Care Lansia di Tokyo dalam rangkaian acara dengan pihak SAFCA. Dalam kesempatan tersebut Mr. Katsumi Ono menyampaikan bahwa pihak Jepang tertarik untukmembangun sekolah keperawatan di Kabupaten Minahasa Selatan.

Sekolah tersebut akan dibangun dengan standard Jepang, sehingga akan mempersiapkan sumber daya manusia yang siap bekerja di Jepang. Kedepannya para siswa yang selesai belajar di sekolah perawat tersebut akan direkrut untuk bekerja di Jepang.

Bupati CEP menyampaikan bahwa penting untuk berkaloborasi dengan pihak-pihak swasta dalam membangun daerah.

"Kami bersyukur karena MoU ini sama-sama menguntukan kedua belah pihak, kami di Minahasa Selatan mempunyai tenaga sumber daya manusia yang cukup bahkan berlimpah untuk menjadi pekerja," ucap Bupati Tetty.

Sementara menurutnya pihak Jepang membutuhkan tenaga sumber daya manusia dan memberikan kesempatan kepada masyarakat kami untuk bekerja di Jepang.

"Hal ini sangat menguntungkan kedua belah pihak, jadi ini merupakan kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan," tutup bupati cantik ini. [tribunnews]

fokus berita : #Tetty Paruntu


Kategori Berita Golkar Lainnya