12 Desember 2017

Berita Golkar - Sejumlah kader organisasi masyarakat (ormas) Musyawarah Kekeluargaaan Gotong Royong (MKGR) belakangan resah dan setengah marah. Pasalnya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto yang juga dikenal sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Ormas MKGR dianggap telah merusak citra ormas MKGR.

Sebagaimana diketahui, Novanto sejak dua pekan ini ditahan di rumah tahanan KPK karena terlibat kasus korupsi pengadaan e-KTP senilai Rp 2,3 triliun. Novanto adalah kader tulen Kosgoro 1957. Tapi sejak 2015, dia menjabat Ketua Dewan Pertimbangan Ormas MKGR hasil Mubes di Bandung bersamaan terpilihnya Roem Kono sebagai Ketua Umum Ormas MKGR masa bakti 2015-2020.

Untuk mengakomodasi aspirasi keluarga besar ormas MKGR yang resah atas sepak terjang Novanto yang dianggap telah mencoreng nilai Panca Moral ajaran RH Sugandhi, maka pada rapat Minggu malam (10/12), Dewan Pertimbangan telah mengambil keputusan memberhentikan Novanto.

Rapat yang dihadiri Ketua Umum Ormas MKGR dan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Zainal Bintang, Muchsin Ridjan, Yuslin Nasution, Rusdi Arief dan Suryonegoro telah memutuskan menunjuk Zainal Bintang sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pertimbangan Ormas MKGR.

Hadir pula pada rapat terbatas tersebut Abdullah Puteh yang anggota Dewan Penasehat DPP Ormas MKGR. Sumber di internal ormas MKGR membenarkan adanya pergantian Ketua Dewan Pertimbangan MKGR tersebut. Zainal Bintang yang juga anggota Dewan Pakar DPP Partai Golkar belum merespons dan memberikan pertanyaan saat dihubungi media. [rmol]

fokus berita : #Setya Novanto


Kategori Berita Golkar Lainnya