14 Desember 2017

Berita Golkar - Rapat pleno DPP Golkar pada Rabu, 13 Desember 2017 malam, memutuskan Airlangga Hartarto menjadi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto. Hasil rapat pleno tersebut akan dilaporkan dalam forum rapat pimpinan nasional (Rapimnas) pada 18 Desember 2017 dan dikukuhkan dalam Munaslub pada 19-20 Desember 2017 di Jakarta.

"Munaslub nanti akan mengukuhkan Pak Airlangga menjadi Ketua Umum agenda utamanya. Agenda lain-lain akan dirumusukan panitia SC yang akan bekerja mulai malam ini," kata Politikus Partai Golkar, Eni Maulani Saragih yang juga menjadi Bendahara Panitia Rapimnas dan Munaslub Golkar.

Eni berharap dengan adanya pergantian Ketua Umum baru yang dikukuhkan dalam Munaslub ini, akan membuat Golkar bangkit dari keterpurukannya. "Harapannya Golkar akan bangkit, jaya, dan menang," ujar dia.

Berikut susunan panitia Rapimnas dan Munaslub Golkar:

 

Penanggung Jawab:

  • Sekjen Golkar Idrus Marham.
  • Ketum Golkar Airlangga Hartarto.
  • Bendum Golkar Robert Kardinal.

Ketua Penyelenggara:

  • Ketua Harian Golkar Nurdin Halid.
  • Wakil Ketua Penyelenggara:
  • Tujuh Korbid Golkar dan Ketua DPP Golkar Aziz Syamsuddin.

Sekretaris Penyelenggara:

  • Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Indonesia I Nusron Wahid.
  • Wakil Sekretaris Penyelenggara:
  • Emanuel.
  • Wasekjen Golkar Bobby Rizaldi.
  • Bendahara:
  • Eni Saragih.

Ketua Steering Committee (SC):

  • Ketua DPP Golkar Ibnu Munzir.

Wakil Ketua SC:

  • Ketua DPP Golkar Freddy Latumahina.

Wakil ketua SC:

  • Ketua DPP Golkar Nurul Arifin.

Sekretaris SC:

  • Wasekjen Golkar M Sarmuji.

Ketua Operating Committee (OC):

  • Ketua DPP Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita.

Sekretaris OC:

  • Heru Dewanto.

 

Sekadar diketahui, dalam rapat pleno DPP Golkar tersebut, juga diputuskan Airlangga Hartarto menjadi Ketua Umum Golkar definitif menggantikan Setya Novanto yang menjadi terdakwa kasus KTP elektronik.

"Berdasarkan AD/ART sehubungan dengan masalah hukum Pak SN, maka jabatan Ketum dinyatakan lowong. Pengisian jabatan lowong dilakukan melalui rapat pleno dan memutuskan pergantian Ketum dari Pak SN kepada Pak Airlangga," kata Nurdin Halid.

Usai ditetapkan menjadi Ketua Umum, Airlangga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Ia menegaskan bahwa saat ini tidak faksi-faksi di tubuh partai berlambang pohon beringin itu. Airlangga pun akan mengajak seluruh elemen Golkar untuk menyelesaikan agenda politik pada tahun mendatang.

"Kami tegaskan tidak ada faksi-faksi di Partai Golkar. Kami kerja bersama menyelesaikan agenda politik, apakah Pileg atau Pilpres. Dukungan dari masyarakat seluruh stakeholder, kami ucapkan terima kasih," ujar Airlangga. [okezone]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya