21 Desember 2017

Berita Golkar - Ketua Umum Partai Golkar yang baru, Airlangga Hartarto, disebut-sebut dipersiapkan sebagai pendamping Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 mendatang. Namun rumor ini langsung ditepis pengurus partai.

Ketua Bidang Kajian Ideologi dan Kebijakan Publik, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Happy Bone Zulkarnain, mengatakan, fokus utama ke depan adalah membuat partai bersih, bangkit, dan menang pada Pemilu 2019. Meskipun sang ketua umum tidak jadi cawapres, namun Partai Golkar dipastikan siap mendukung Jokowi memimpin bangsa ini untuk periode kedua.

"Airlangga dipersiapkan untuk cawapres? Kami sampaikan itu tidak benar. Kami sekarang ini betul-betul fokus bagaimana membangun Golkar bersih, Golkar bangkit, Golkar menang, dan Golkar yang mampu mendukung Jokowi dua periode," ujar Happy Bone seusai penutupan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Rabu (20/12/2017) malam.

“Sama sekali kami enggak bicarakan cawapres. Kalau ada, baik di DPP, Munaslub, atau tim, tidak pernah membicarakan cawapres. Kami tidak mau energi terbuang-buang enggak menentu," sambungnya.

Menurut Happy, hal penting yang dipikirkan Partai Golkar saat ini salah satunya adalah bagaimana meningkatkan kembali elektabilitas partai yang sudah terpuruk.

"Jangan sampai, pernah jadi nomor tiga, (posisi) yang belum pernah terjadi. Kalau bisa lebih dari itu, sehingga kita bisa mendekati posisi yang sekarang diduduki PDIP (nomor 1)," imbuhnya.

Dia menambahkan, dari awal hingga akhir pelaksanaan munaslub, secara umum berlangsung lancar. "Perdebatan-perdebatan, berdemokrasi kami lakukan secara dewasa, tidak sampai terjadi suasana slek antarkader," tuturnya. [sindonews]

fokus berita : #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya