31 Desember 2017

Berita Golkar - Bakal Calon Wali Kota Bandung Nurul Arifin mengaku akan mengalokasikan anggaran untuk menggaji pengurus RT/RW dan Posyandu. "Insentif RW, RT, dan kader Posyandu ini menjadi salah satu program prioritas yang kami usung," kata Nurul dalam acara Silaturahmi dan Konsolidasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat di Gedung Serba Guna, Jalan Parakaan Saat No. 3, Bandung.

Kata Nurul, Ketua RT/ RW dan kader Posyandu layak mendapatkan honor lebih besar dari yang selama ini. Sebab mereka memiliki beban kerja berat, bahkan bisa 24 jam langsung berhadapan dengan masyarakat. Nurul menjelaskan jika dirinya terpilih memimpin Kota Bandung, Ketua RW akan mendapatkan insentif Rp 1 juta per bulan. Sedangkan Ketua RT akan menerima Rp 300 ribu dan kader Posyandu akan diberikan Rp 1,5 juta per bulan.

Dengan insentif yang dijanjikannya, Nurul yang berpasangan dengan Chaerul Yaqin Hidayat dari Partai Demokrat, yakin melalui postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung sekitar Rp 6,8 triliun per tahun, mampu menutupi insentif yang akan diberikan setiap bulannya.

"Kota Bandung ini angka pertumbuhan ekonominya tergolong tinggi, sekitar 7,7 persen dengan nilai APBD Rp 6,5-6,8 triliun yang 50 persen digunakan untuk belanja pegawai. Sebagai kepala daerah, kami memiliki diskresi menyisihkan beberapa miliar untuk insentif tersebut," ucap Nurul. [rmol]

fokus berita : #Nurul Arifin


Kategori Berita Golkar Lainnya