01 Januari 2018

Berita Golkar - Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar (AHM-Rivai) resmi mendeklarasikan diri sebagi pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara (Malut) yang maju pada Pilkada Periode 2018-2023, setelah mendapatkan dukungan koalisi partai Golangan Karya (Golkar) dan Partai Parsatuan Pembangunan (PPP) di Malut.

AHM-Rivai menggelar deklarasi perdana dengan mengusung tema “Satukan Potensi Membangun Maluku Utara Juara” yang juga dirangkaikan dengan do’a bersama dan santunan anak yatim piatu di Gedung Dhuafa Center Kelurahan Gamalama Kota Ternate Teanggah, Minggu (31/12/2017).

Deklarasi di hadiri pengurus Partai Golkar dan PPP, serta mantan Walikota Ternate 2 periode Samsyr Andili, Bupati Pulau Taliabu, Wakil Bupati dan ketua DPRD Halmahera Barat , ketua DPRD Kepulauan Sula, ketua DPRD KotaTidore Kepualan, ketua DPRD halmahera Selatan, ketua DPRD Halmahera Utara, dan 2000 anak yatim penerima sumbangan.

Sementara itu, menurut Muhammad Ridwan Tjan selaku Ketua DPW PPP Malut dalam sambutannya menyampaikan, sesuatu yang harus di contoh, karena deklarasi yang digelar tidak menonjolkan eforia. dan dengan cara mengundang seluruh anak yatim di Ternate untuk doa bersama atas majunya pasangan AHM-Rivai di pilkada Malut 2018-2023.

“Pasangan ini memiliki tekad melahirkan politik santun dengan tidak gaduh melalui cara-cara elegan dalam mendapatkan dukungan dari pemilih secara demokratis pada pilkada Malut. Dan dengan menawarkan program selama lima tahun mendatang kalau terpilih menjadi gubernur/wakil gubernur Malut,” Katanya.

Lanjut Ridwan, Oleh karena itu pihaknya meyakini pasangan AHM-Rivai akan memenangi pertarungan di pilkada Malut. Karena bermodal tiga bupati asal Partai Golkar, yakni Buptai Kabupaten Halmahera Utara, Bupati Halmahera Tengah dan Bupati Pulau Taliabu, yang dinilainya bisa menjadi pendongkrak suara bagi pasangan AHM-Rivai di pilkada nanti.

Terpisah, Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku Utara, Alien Mus dalam sambutannya mengatakan, deklarasi yang telah berlasung itu, sengaja di buat dengan cara sederhana tetapi punya nilai tinggi dan bersahaja. hal tersebut juga dinilainya dalam menyambut pergantian tahun, maka sudah selayaknya diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan doa untuk kedamaian malut dalam kurun waktu kedepannya.

Menurut Ibu Ni sapaan akrabnya yang juga ketua DPRD Malut itu, mengatakan, deklarasi ini sengaja di buat secara sederhana, yang bila dibandingkan dengan deklarasi yang dilakukan Paslon sebelumya. “kalau deklarasi ini di buat seperti paslon kemarin, bisa dipastikan dari partai Golkar bisa jauh lebih besar lagi, dan jumlah masanya akan jauh lebih banyak, akan tetapi kami mau lebih bersahaja,” Ungkapnya.

Sementara itu, mantan Rektor Unkhair Ternate, Dr.H Rivai Umar yang sekaligus calon Wakil Gubernur Malut mengatakan, berpasangan dengan Ahmad Hidayat Mus (AHM) bukan sesuatu yang direncanakan. hal itu dikarenakan hanya sekali bertemu bisa ditakdirkan berpasangan, oleh karena itu pihanya menyebut hal ini merupakan sesuatu yang telah di takdirkan oleh Allah SWT.

Dan dirinya mengaku berani maju di pilkada Malut 2018, karena dorongan oleh gurunya, yakni Samsyr Andili. “Nanti jika terpilih di Pilkada 2018 mendatang saya akan terus mendampingi Bapak Ahmad Hidayat Mus, dan siap mengabdikan hidup ini kepada masyarakat Malut,” Pungkasnya.

Deklarasi tersebut ditutup langsung oleh bakal Calon Gubernur Ahmad Hidayat Mus (AHM), di hadapan seluruh pendukung dan simpatisan, AHM menyampaikan, pasangan AHM-Rivai siap mengabdi kepada seluruh masyarakat Malut dan jika diberkesempatan memimpin bersama dengan Rivai Umar maka pihaknya berjanji membawa Malut ke depan lebih baik dan lebih maju untuk kesejahteraan masyrakat.

“Saya dan pak Rivai siap bekerja dengan jiwa-raga untuk Maluku Utara lebih baik, siap membawa provinsi Malut untuk bersaing dengan provinsi-provinsi lainnya,” Katanya. [suarapasifik]

fokus berita : #Ahmad Hidayat Mus


Kategori Berita Golkar Lainnya