02 Januari 2018

Berita Golkar - Rapat pembahasan usulan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Kaltim yang diusung Partai Golkar, digelar di Hotel Santika, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta. Rapat DPD I dan DPD II Partai Golkar Kabupaten/Kota, melibatkan organisasi yang didirikan seperti AMPG, akan menentukan pasangan calon yang diusung maju di pemilihan gubernur Kaltim periode 2018-2023.

"Rapat di Jakarta di hotel Santika, yang mudah diakses ke DPP. Kami masih menunggu peserta rapat dari DPD II Partai Golkar Kabupaten/Kota se Kaltim dan ormas yang didirikan," kata Kadir, Selasa (2/1/18). Seperti yang diberitakan, rapat tersebut untuk menentukan pasangan calon (paslon) yang diusung Golkar Kaltim. Hasil rapat tersebut akan disampaikan ke DPP Partai Golkar. DPP akan membahas usulan pasangan calon tersebut.

Jika DPP Partai Golkar setuju, maka surat rekomendasi untuk paslon (formulir Formulir Model B 1 KWK Parpol) yang akan diserahkan tanggal 5 Januari 2018 pekan ini. Hal ini juga ditegaskan, Pelaksana Tugas DPD I Partai Golkar Kaltim, Andi Sofyan Hasdam. Kata dia, rapat tanggal 2 Januari dengan DPD II Golkar Kab/Kota Se Kaltim ‎sudah harus ada pasangan yang diusulkan.

Untuk pasangan calon yang diusulkan, DPP Partai Golkar akan merujuk hasil survei elektabilitas figur atau kandidat. Untuk diketahui, berdasarkan hasil lembaga-lembaga survei, hanya satu figur Rusmadi Wongso yang berpeluang diusung Partai Golkar. Elektabilitas dan popularitasnya di lima lembaga survei, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Rusmadi Wongso, masuk tiga besar. [tribunnews]

 

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya