02 Januari 2018

Berita Golkar - Kurang lebih satu minggu lagi, akan memasuki masa pendaftaran bakal calon walikota atau Wakil Waikota Sukabumi ke KPU Kota Sukabumi. Namun, Tim Pemenangan Golkar Kota Sukabumi, terlihat masih alot dalam mempertimbangkan arah koalisi maupun usungan calon Walikota atau Wakil Walikota Sukabumi 2018 mendatang.

Sampai saat ini calon Walikota Sukabumi dari Golkar yakni Jona Arizona masih mengincar mantan Sekda Kota Sukabumi, Hanafie Zain dan Mantan Wakil walikota Sukabumi, Mulyono. “Masih dua figur itu, peluangnya 60-40. Hanafie 60 persen dan Mulyono 40 persen, komunikasi terus dilakukan baik dengan figur maupun partai pengusung,” ujar Sekretaris DPD Golkar Kota Sukabumi, Gundar Kolyubi, Senin (1/1/18).

Gundar pun meyakini bahwa Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi akan mendapatkan pasangan di Pilwalkot 2018 mendatang. Hanya saja proses menuju itu perlu kehati-hatian. “Ini sudah menjadi kajian kami, Golkar persiapan sudah matang, begitupun dengan masalah waktu,” akunya.

Sampai saat ini pun perubahan-perubahan koalisi dan usungan menuju Pilwalkot 2018 masih dinamis. Jadi dirinya tidak khawatir tidak mendapatkan pasangan. “Perubahan-perubahan di politik itu dinamis sebelum pendaftaran. Ya bisa juga kita di injury time, pasangan dan koalisi pun belum terlihat, belum ada yang deklarasi,” ungkapnya.

Dikatakannya, meskipun waktu pendaftaran satu minggu lagi, tapi Golkar sudah membuat strategi dan skema di pilwako nanti. “Kalau kata rekan-rekan, Golkar akan indah pada waktunya,” jelasnya. Apakah terkait perebutan komposisi Jabatan walikota atau Wakil Walikota itu yang mempengaruhi alotnya pertimbangan, Gundar pun mengakuinya.

Tak hanya itu, pertimbangannya juga mengenai koalisi permanen dari atas sampai bawah, artinya Pilgub pun bisa sedikit mempengaruhi. “Ya untuk posisi jabatan f1 dan f2 pun masih jadi perbincangan kami diantara parpol,” pungkasnya. [pojoksatu]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya