03 Januari 2018

Berita Golkar - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan dua tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara banding terdakwa Marlina Moha Siahaan‎ dalam kasus korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD). Dua tersangka yang masa penahanannya diperpanjang yakni anggota FPG DPR, Aditya Anugrah Moha dan Ketua Pengadilan Tinggi Manado, Sudiwardono.

Demikian disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Selasa (2/1/18). Menurut Febri penahanan keduanya diperpanjang untuk 30 hari kedepan terhitung 5 Januari 2018. "Terhadap keduanya dilakukan perpanjangan penahanan selama 30 hari kedepan terhitung 5 Januari 2018 sampai 3 Februari 2018, yaitu terhadap tersangka SDW (Sudiwardono) dan tersangka AAM (Aditya Anugrah Moha)," kata Febri Diansyah.‎

Dalam kasus ini, Aditya diduga memberikan suap 64.000 dollar Singapura kepada Sudiwardono untuk memengaruhi putusan banding terdakwa Marlina Moha Siahaan, ibu Aditya. Marlina Moha Siahaan sebelumnya dijerat kasus korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD).‎

Marlina yang pernah menjabat sebagai Bupati Boolang Mongondow selama dua periode sebelumnya telah divonis 5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Manado. Marlina kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Manado.‎ [jurnas]

fokus berita : #Aditya Moha


Kategori Berita Golkar Lainnya