19 Agustus 2018

Berita Golkar - Jaringan Kerja Rakyat Bersama Jokowi (Jangkar Bejo) siap memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Jangkar Bejo lahir dari ‘rahim’ Partai Golkar dan sudah dideklarasikan di 34 provinsi, termasuk Bali. Bahkan pengurus Jangkar Bejo di Bali sudah terbentuk di 9 kabupaten/kota dan dideklarasikan, Minggu (19/8/2018) dihadiri langsung Ketua Umum Jangkar Bejo Samsudin Mandja dan Sekjen Helmi Djen.

Ketua Jangkar Bejo Bali, Dewa Made Widiasa Nida alias Dewa Nida membacakan ikrar Jangkar Bejo, siap mendukung dan memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. “ Kami siap mengibarkan panji-panji perjuangan di Bali untuk memenangkan bapak Jokowi dan Ma’ruf Amin,” ungkap Dewa Nida.

Sementara Samsudin Mandja di hadapan pengurus Jangkar Bejo kabupaten/kota se-Bali menyampaikan, Jangkar Bejo tidak bisa dilepaskan dari sosok Jokowi. “Karena ada kata bersama Jokowi,” katanya seraya mengatakan, Bejo dalam bahasa Jawa berarti keberuntungan dan jangkar berarti pertahanan. “Jokowi bertahan untuk bisa mewujudkan Nawa Cita-nya di periode kedua untuk bangsa ini,” ujar Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar ini.

Ia juga mengatakan, nanti sasaran kerja yang akan digarap Jangkar Bejo adalah rakyat jelata. “ Nanti kami bermain mendekati petani, nelayan, di pasar (pedagang) juga di gubug-gubug (masyarakat kecil),” ungkapnya.

Ada pernyataan menarik dilontarkan Samsudin Mandja yang diarahkan kepada semua pengurus Golkar termasuk pengurus Golkar Bali. “Ketua Golkar sampai ke bawah tidak boleh mengkhianati komitmen munas, memenangkan Jokowi sebagai presiden. Jika ada yang melalaikan, tidak sesuai komitmen Munas, tidak saja pengurus Golkar Bali yang akan kena sanksi, pengurus pusat pun siap dikenakan sanksi,” ancamnya.

Sebab menurutnya, ketika Golkar melahirkan Jangkar Bejo, yang melahirkan mbalelo, pecah, sedangkan yang dilahirkan justru berjuang ke Jokowi, hal itu memunculkan kesan tidak bagus. “Intinya jangan pengurus Golkar Bali, pengurus di pusat pun jika keluar dari komitmen munas (memenangkan jokowi) siap diberikan sanksi,” pungkasnya. 

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya