11 Juni 2017

Berita Golkar - Presiden ketiga RI BJ Habibie mengajak masyarakat untuk kembali mendiskusikan Pancasila. Menurut dia, Pancasila sudah disepakati sebagai dasar berbangsa dan berdemokrasi.

"Demokrasi yang baik adalah demokrasi yang memperhatikan yang minoritas jangan hanya mayoritas," kata Habibie usai acara puasa bersama di kediaman Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono, Jl Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Sabtu (10/6/2017).

Habibie juga menyatakan demokrasi harus bersinergi positif. Ketua Dewan Kehormatan Golkar ini lalu menyebut partainya sepakat akan mengarusutamakan lagi Pancasila.

"Ya pokoknya Golkar sudah kompak kita diskusi lagi mengenai Pancasila itu. Itu adalah dasar bangsa kita, dan Bung Karno sendiri mengatakan beliau menggali jadi itu adalah koordinasi," imbuh dia.

Menurut Habibie, Pancasila tak membeda-bedakan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Pancasila dapat diterima oleh semua lapisan masyarakat.

Pemerintah juga telah membentuk Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Unit kerja ini nantinya akan mengkoordinasikan sosialisasi Pancasila.

Sedikit terdengar seperti era Orde Baru dengan BP7, tetapi UKP-PIP berbeda. UKP-PIP tidak memiliki hirarki hingga tingkat kabupaten. Pola diskusinya pun nantinya terbuka, sehingga pemaknaan Pancasila tidak satu arah saja.[detik]

fokus berita : #BJ Habibie #Pancasila


Kategori Berita Golkar Lainnya