18 Juni 2019

Berita Golkar - DPD Partai Golkar Kota Surabaya mempertanyakan realisasi rencana Pemkot Surabaya yang akan membangun rumah sakit umum daerah (RSUD) di kawasan Surabaya Timur. Tepatnya di Kecamatan Gunung Anyar.

“Saya dapat keluhan banyak warga yang berobat di RSUD Soewandhie karena lokasinya jauh di Surabaya Utara,” kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni,.

Menurutnya, warga berharap rencana yang sudah lama digaungkan Pemkot Surabaya yang akan membangun RSUD di kawasan Surabaya Timur bisa segera direalisasikan. Diharapkan bisa memudahkan warga saat berobat.

Baca Juga: Golkar Sebut 4 Nama Kandidat Potensial Wakil Walikota Surabaya

“Memang ada RSUD yang dekat dengan kawasan Surabaya Timur, seperti RSU Haji. Tapi rumah sakit itu milik Pemprov Jawa Timur dan pasiennya juga banyak,” kata caleg terpilih dari Partai Golkar ini, Senin (17/6).

Selain itu, sudah selayaknya Kota Surabaya membangun rumah sakit baru yang dikelola pemerintah. Sebab, selama ini antrean pasien untuk mendapatkan kamar cukup panjang. Kondisi selama ini, jumlah pasien yang membutuhkan pengobatan tidak sebanding dengan jumlah kamar yang tersedia.

Ia mencontohkan RSUD dr Soetomo dan RSU Haji yang dikelola Pemprov Jawa Timur. Antrean untuk mendapatkan kamar cukup panjang. Tidak hanya di provinsi, jumlah pasien juga membeludak di rumah sakit yang dikelola pemkot seperti halnya di RSUD dr M. Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH).

Hal sama sebelumnya juga dikatakan anggota DPRD Surabaya, Baktiono. Ia menyatakan pemkot sudah seharusnya memiliki rumah sakit baru. Dengan begitu, pasien segera mendapatkan pelayanan khususnya mereka yang dari kalangan menengah ke bawah.

“Untuk Surabaya, jumlah rumah sakit swasta cukup banyak. Tapi, apakah masyarakat mampu membayar biaya pengobatan?” katanya.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan untuk rencana pembangunan 2019 pada bidang kesehatan, pihaknya berencana membangun atau merehabilitasi gedung RSUD Soewandhi.

“Nanti dibangun gedung dan parkirnya. Insha Allah di situ nanti juga akan ada pengobatan untuk penyakit kanker,” katanya.

Baca Juga: Sukses Tambah Kursi DPRD, Golkar Kota Surabaya Raih Apresiasi Positif

Ia juga memastikan di tahun 2019 ini Pemkot Surabaya membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di 10 puskesmas. Selain itu, akan merehabilitasi kerusakan ringan di 24 puskesmas serta 28 puskesmas pembantu (Pustu). Bahkan, akan ada pemeliharaan di 39 puskesmas dan 31 pustu [surabayainside]

fokus berita : #Arif Fathoni


Kategori Berita Golkar Lainnya