18 Juni 2019

Berita Golkar - Anggota Komisi IV DPR RI Agung Widyantoro mengajak para pelaku usaha agar bekerja sama dengan petani garam untuk menekan harga garam yang terus merosot, bahkan anjlok. Menurutnya, langkah progresif tersebut perlu dilakukan untuk membantu menstabilkan harga garam, terutama ketika jelang panen raya. Menurutnya hal ini harus menjadi perhatian Pemerintah, khususnya Presiden.

Baca Juga: Agung Widyantoro Desak Pemerintah Cegah Arus Deras Impor Produk Pertanian

“Kalau kita mengakui negara kita adalah kepulauan, mempunyai hamparan pantai yang cukup untuk produksi garam, maka pemerintah harus mengambil langkah-langkah yang lebih progresif,” ungkap Agung di sela-sela Rapat Kerja dengan Menteri Pertanian di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta , Senin (17/6/2019).

Politisi Partai Golkar itu memaparkan, langkah-langkah progresif yang dimaksud adalah pemerintah hadir untuk menjembatani antara investor atau pengusaha lokal agar melakukan kerja sama dengan petani garam. Misalnya di Kabupaten Brebes yang telah menerapkan sistem MoU tersebut. Alhasil, petani bisa sejahtera dan menikmati hasil panen.

Di sisi lain kebutuhan garam industri bisa terpenuhi. Ia yakin adanya kebijakan tersebut dapat menjawab salah satu tata kelola garam nasional.

“Tidak begitu susah, pemerintah punya kewenangan yang lebih besar, karena itu gunakan kewenangan tersebut untuk mensejahterahkan rakyat,” optimis mantan Bupati Brebes itu.

Baca Juga: Ini Daftar Nama 11 Caleg Golkar Yang Lolos Ke DPR Dari Jawa Tengah

Diketahui, harga garam rakyat di tingkat petani menyentuh Rp 750 - 900/kilogram pada Juni 2019 dan diperkirakan akan terus merosot pada masa panen raya yang berlangsung hingga November 2019 mendatang. [harianterbit]

fokus berita : #Agung Widyantoro


Kategori Berita Golkar Lainnya