20 Juni 2019

Berita Golkar - Siapa sosok Ketua DPRD Karimun periode 2019-2024 masih meraba-raba. Namun begitu, kursi Ketua DPRD Karimun 2019-2024 dipastikan menjadi milik Partai Golongan Karya (Golkar).

Itu setelah Golkar dipastikan keluar sebagai pemenang Pemilu Legislatif 2019 di Kabupaten Karimun dengan perolehan sekitar 30 ribu suara atau delapan kursi di DPRD Karimun 2019-2024.

Namun begitu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun mengatakan penetapan anggota DPRD Karimun periode 2019-2024 diperkirakan dilakukan KPU Pusat pada 4 Juli 2019 atau setelah sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Secara kasarnya, partai juga sudah pada tahu, peraih suara terbanyak di Pileg Karimun 2019 adalah Golkar, sekitar 30 ribu suara, 8 kursi di DPRD Karimun 2019-2024. Namun penetapan akan dilakukan KPU Pusat, kemungkinan pada 4 Juli atau setelah sidang sengketa Pilpres 2019 selesai di MK," ujar Ketua KPU Kabupaten Karimun Eko Purwandoko, Rabu (19/6/2019) kemarin.

Lalu siapa calon Ketua DPRD Karimun 2019-2024 yang akan diusung Partai Golkar, masih meraba-raba.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Karimun yang juga Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat ditanya belum lama ini, masih enggan membahasnya.

Rafiq mengatakan, pelantikan anggota DPRD Karimun periode 2019-2024 masih cukup lama yakni sekitar September mendatang.

"Masih lama, pelantikan saja kemungkinan baru sekitar September," kata Rafiq saat ditemui usai salat Ashar di masjid di Kelurahan Lubuk Semut, belum lama ini.

Sementara itu, Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Karimun, Raja Rafiza mengatakan, penentuan Ketua DPRD Karimun 2019-2024 akan dilakukan setelah memperoleh petunjuk pelaksanaan (juklak) dari DPP Golkar Pusat.

"Kami menunggu juklak dari DPP, setelah itu baru dirapatkan. Kemungkinan setelah sidang gugatan pilpres di MK," kata Raja Rafiza.

Saat disinggung kesiapan dirinya untuk menjadi Ketua DPRD Karimun periode 2019-2024, Raja Rafiza mengatakan bersedia jika partai memberikan kepercayaan.

"Kalau partai mempercayakan, insha Allah siap," ujar anggota DPRD Karimun terpilih 2019-2024 tersebut.

Sementara M Yusuf Sirat, Ketua DPRD Karimun saat ini, belum bisa dimintai komentarnya. Dihubungi melalui ponselnya, namun tidak aktif.

Dua anggota DPRD Karimun terpilih 2019-2024 dari partai Golkar lainnya yakni Rohani dan Samsul, dihubungi melalui aplikasi whatsapp, namun tidak dijawab meski pesan Tribun Batam dibaca keduanya.

Nama Rasno Mencuat

Berbeda dengan Golkar yang masih meraba-raba siapa Ketua DPRD Karimun periode 2019-2024, PDI Perjuangan sebagai parpol peraih suara terbanyak kedua, diperkirakan mengusung Rasno sebagai calon Wakil Ketua DPRD Karimun 2019-2024.

Hal itu dikatakan Rasno disela-sela kepastian PDI P keluar sebagai parpol peraih suara terbanyak kedua di Pileg Karimun 2019 setelah Golkar.

"Golkar peraih suara terbanyak, kami kedua dan PKS ketiga. Kami dengan PKS sama-sama dapat suara sekitar 12 ribu, beda beberapa suara," ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karimun, Rasno.

Rasno bahkan cukup puas dengan hasil Pileg 2019. Hal itu dikarenakan parpolnya akan mendapat satu dari dua jatah kursi Wakil Ketua DPRD Karimun.

Saat disinggung, kemungkinan dirinya yang akan ditunjuk PDI Perjuangan menduduki kursi Wakil Ketua DPRD Karimun 2019-2024, Rasno mengamininya.

"Amin, insha Allah," katanya belum lama ini kepada Tribun Batam.

Sementara itu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum bisa dihubungi terkait siapa yang akan diusung menduduki jabatan Wakil 2 Ketua DPRD Karimun 2019-2024. [tribunnews]

fokus berita : #Aunur Rafiq


Kategori Berita Golkar Lainnya