20 Juni 2019

Berita Golkar - Politikus muda Partai Golkar Dave Akbarshah Fikaro alias Dave Laksono, menyatakan keputusan soal menteri dari kalangan anak muda merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo.

Hal ini disampaikan Dave saat dimintai tanggapan soal kans dan kesiapannya menjadi menteri muda di periode kedua Presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi, Kamis (20/6).

Baca Juga: Dave Laksono Dorong Airlangga Hartarto Jadi Capres Golkar di Pilpres 2024

"Apabila presiden menilai saya dibutuhkan dalam pemerintahan yang akan datang, itu adalah hak prerogatif beliau (Jokowi). Tugas saya saat ini adalah menyuarakan kebutuhan rakyat, bukan mencari jabatan untuk kepentingan pribadi," ucap Dave dikutip dari JPNN.com.

Politikus Senayan itu menilai keinginan Jokowi untuk mengangkat generasi muda menjadi menteri adalah untuk memasukkan pemikiran dan gairah baru ke dalam pemerintahan ke depan.

Terlebih, Jokowi yang berpasangan dengan KH Ma'ruf Amin sudah tidak memiliki beban di periode keduanya nanti. Kecuali, hanya ingin meninggalkan legacy yang berguna dan bermanfaaat bagi rakyat.

"Menteri-menterinya harus yang bisa kerja sesuai dengan keinginan beliau. Para generasi muda yang dipanggil oleh presiden adalah mereka yang bisa kerja cepat, tepat, dan performanya jauh lebih baik dari yang sebelumnya," tutur Dave.

Baca Juga: Tak Ada Munaslub, Dave Laksono Tegaskan Semua DPD Solid Dukung Airlangga

Saat disinggung soal pernyataannya bahwa Ketum Golkar Airlangga Hartarto layak diorbitkan sebagai Capres 2024, apakah untuk mengambil hati sang ketum agar masuk dalam bursa calon menteri dari Golkar, Dave menjawab diplonatis.

"Saya melihat Pak Airlangga adalah pemimpin Golkar yang berhasil. Berhasil menyelamatkan Golkar disaat kami ditinggalkan. Beliau berhasil membangun semangat dan strategi yang tepat dan kami butuhkan," tandasnya. [jpnn]

fokus berita : #Dave Laksono


Kategori Berita Golkar Lainnya