20 Juni 2019

Berita Golkar - Bursa pencalonan wakil bupati Beekasi semakin ramai. Hingga Kamis (20/6/2019) tercatat 9 kandidat mencalonkan diri di kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi. Kursi wakil bupati kosong, setelah pejabat sebelumnya naik menjadi Bupati, menyusul mundurnya Neneng Neneng Hasanah Yasin berususan dengan KPK dalam kasus Meikarta.

Mereka yang mendaftar adalah Muhtada Sobirin (Golkar), Siti Qomariyah (Golkar), Amin Fauzi (Golkar), Juhandi (ASN), Obing Fachrudin (Golkar), Dadan Setiawan (ASN), Dadang Mulyadi (mantan ASN), Muhajirin (mantan ASN) dan Iip Syarif Bustomy (Golkar).

Baca Juga: Jadi Balon Wakil Bupati, Muhtada Sobirin Gaungkan Pemekaran Bekasi Utara

Pendaftar calon Wakil Bupati Bekasi di DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi sebenarnya berjumlah 10 orang. Namun, seorang pendaftar bernama Guntur Mulyana (Golkar) mengundurkan diri.

“Pak Guntur Mulyana mengundurkan diri. Sebenarnya saat dia mendaftar itu menunggu kader senior lain mendaftar. Kemudian hari ini Pak Iip mendaftar kemudian dia (Guntur Mulyana) legowo mengundurkan diri,” kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Achmad Budiarta.

Hingga hari keempat pendaftaran calon Wakil Bupati Bekasi, baru ada lima kader Golkar yang mendaftar. Sedangkan, dari kader partai lain atau koalisi, belum ada yang mendaftar.

Di hari keempat pendaftaran, ada lagi pendaftar yakni dengan kedatangan Iip Syarip Bustomy. Ia mendaftar calon Wakil Bupati Bekasi ke Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi sekitar pukul 14.00 WIB.

Usai mendaftar, Iip mengatakan ada dorongan sebagai kader Golkar untuk membantu Bupati Bekasi membangun daerah. Atas dasar itu ia mendaftar calon Wakil Bupati Bekasi.

“Ini sebuah panggilan dari partai, dan sebagai kader. Kita baru saja berduka karena kehilangan kader terbaik yang terkena musibah (red: Neneng Hasanah Yasin), sehingga melalui mekanisme yang terbaik posisinya digantikan oleh Pak Eka Supriatmaja,” katanya. Soal Neneng, dia berurusan dengan KPK dalam kasus Meikarta, selanjutnya dia mengundurkan dan digantikan oleh Eka yang sebelumnya Wabub.

Iip menuturkan, Kabupaten Bekasi yang luas memiliki persoalan yang kompleks. Sehingga partai membuka kesempatan mengisi posisi Wakil Bupati Bekasi untuk membantu tugas Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

Baca Juga: Muhtada, Qomariyah dan Amin Daftar Calon Wakil Bupati Bekasi

“Tugas wakil itu cuma ngebantuin Bupati Bekasi doang. Kagak ada yang lain. Kalau jadi Bupati Bekasi baru dah kita susun program yang nyata buat masyarakat Kabupaten Bekasi,” katanya.

Iip tergolong kader senior di DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi. Meski demikian, ia tetap optimistis memenangkan persaingan dengan kader senior dan kandidat lainnya. “Persaingan itu biasa. Jadi tetap harus optimis,” katanya. [poskotanews]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya