24 Juni 2019

Berita Golkar - Politisi Partai Golkar, Bambang Soesatyo, menegaskan bahwa dirinya akan berbicara banyak mengenai pencalonan sebagai ketua umum Golkar usai Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan perkara sengketa hasil pemilu presiden.

Bamsoet mengatakan, dirinya masih menahan diri sampai menunggu momentum yang tepat dan memastikan keinginannya maju mencalonkan diri dalam musyawarah nasional (munas) yang akan digelar dalam waktu dekat ini.

"Karena saya berusaha menjaga tidak terjadi banyak kegaduhan sampai nanti tanggal 28 ditetapkan Pak Jokowi sebagai Presiden terpilih 2019-2024," kata Bambang saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin 24 Juni 2019.

Namun begitu, Bamsoet memastikan siap bersaing dengan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, yang akan mencalonkan diri lagi. Wakil Ketua Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar itu menambahkan, sejumlah senior di Partai Golkar telah menyambut postitif ihwal pencalonannya. Dia mengapresiasi, jika semakin banyak kader yang mencalonkan diri.

"Itu menunjukkan partai ini kaderisasi di partai ini berjalan dengan baik," katanya.

Sejumlah kader Partai Golkar memang telah lama mendesak agar musyawarah nasional dipercepat dalam rangka suksesi ketua umum. Selain kader muda, wacana itu juga disampaikan Yorrys Raweyai.

Dia menyampaikan kalau Airlangga Hartarto akan melanjutkan kepemimpinannya. Tapi katanya, belum ada ketua umum partai yang langgeng hingga dua periode masa kepemimpinan.

"Golkar dalam kapasitasnya sebagai parpol yang membuka diri sampai stakeholder atau pemilih di basis, menunjukkan bahwa kalau ada yang mau mencalonkan diri dua kali, itu berarti melanggar tradisi," ujar Yorrys. [viva]

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya