26 Juni 2019

Berita Golkar - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji menolak usulan forum musyawarah nasional (Munas) dipercepat. Sarmuji menilai penyelenggaran Munas harus tetap sesuai jadwal yang ditentukan.

"Munas sebaiknya sesuai jadwal agar ada kepastian periodisasi kepengurusan," kata Sarmuji dikutip dari Medcom.id, Rabu, 26 Juni 2019.

Baca Juga: Sarmuji Puji Implementasi PSBI Pada Produksi Pasca Panen Bawang Merah di Nganjuk

Sarmuji justru mengaku heran bila ada yang ingin Munas dipercepat. Menurut dia, hingga saat ini belum ada alasan yang mendukung memajukan jadwal Munas yang sejatinya digelar Desember mendatang. 

"Hingga saat ini tidak alasan yang cukup kuat untuk mempercepat jadwal Munas," ujarnya.

Sarmuji juga menganggap wajar adanya dinamika internal terkait forum Munas. Utamanya, ramai soal nama-nama yang berpeluang maju sebagai calon ketua umum Golkar di forum Munas nanti.

"Majunya beberapa kandidat akan mengokohkan demokrasi internal Partai Golkar," ungkapnya.

Selain Sarmuji, eks Ketua Umum Golkar yang juga Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai tak perlu ada percepatan Munas untuk memilih ketua umum Golkar. Kalla menyarankan Munas digelar sesuai jadwal.

"Gini, sudah capek Munaslub (Musyawarah Nasional Luar Biasa) di Golkar. Jadi normal saja lah. Toh sekarang sisa 6 bulan. Itu Desember nanti akan Munas biasa. Tunggu lah. Nanti enam bulan," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 25 Juni 2019.

Usulan percepatan Munas datang dari sejumlah kader muda Golkar yang tergabung dalam Barisan Pemuda Partai Golkar (BPPG). Kendati, sesuai hasil Munaslub 2017, forum munas disepakati digelar Desember 2019. Salah satu agenda munas ialah memilih ketua umum periode mendatang.

Hingga saat ini, baru Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto yang sudah memastikan maju kembali dalam bursa calon ketua umum. Sedangkan nama lain yang digadang-gadang maju jadi pesaing Airlangga ialah Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Golkar yang juga Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Baca Juga: Serap Aspirasi Terkait RUU Masyarakat Hukum Adat, Sarmuji Pimpin Baleg Kunker ke Riau

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga sudah menegaskan, penyelenggaraan musyawarah nasional (munas) tak perlu dipercepat. Munas seharusnya diselenggarakan sesuai jadwal.

"Sesuai jadwal saja, kan Desember. Sekarang terlalu pagi. Kan kita konstitusi partai jelas dan mekanismenya jelas, berbagai munas diselenggarakan bulan Desember," ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 24 Juni 2019. [medcom]

fokus berita : #Sarmuji


Kategori Berita Golkar Lainnya