27 Juni 2019

Berita Golkar - Ayu Dwi Bestary menjadi pendaftar seleksi calon wakil bupati Bekasi ke-11 yang datang ke Kantor Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi di Cikarang Timur.

Kedatangan Ayu ditemani sejumlah pendukungnya. Kepada awak media Ayu mengaku keputusannya sudah bulat. Ia semata ingin mengabdi kepada tahah kelahirannya.

“Alhamdulillah dengan dukungan masyarakat hari ini saya mendaftarkan diri sebagai cawabup Bekasi dengan memberikan berkas tahap awal kepada Golkar Kabupaten Bekasi, untuk mendampingi Bupati Eka,” kata wanita kelahiran 30 Mei 1997 itu, Rabu (26/6/2019).

Finalis Mpok Kabupaten Bekasi tahun 2018 itu meminta doa dari masyarakat Bekasi agar tahapan selanjutnya dapat berjalan lancar.

Menurut pandangan Ayu, Bekasi mesti menjadi pemerintahan yang mandiri dan sejahtera, membangun perekonomian yang kreatif khususnya pada bidang koperasi.

“Memanfaatkan industri yang ada, agar mau berkontribusi dalam koperasi sehingga dapat membangun ekonomi masyarakat dalam perekonomian,” ungkapnya.

Menurut Ayu, pembukaan seleksi calon wakil bupati ini adalah kesempatan yang tak boleh dilewatkan. Apalagi bagi milenial seperti dirinya.

“Sebagai putri daerah tentunya kita semua ingin membangun wilayah kita yang lebih baik melalui pengabdian ini, dengan kaum milenial ini. Indonesia bisa maju, bangkit dan jaya. Bisa mengikuti arus globalisasi yang makin meningkat tutupnya,” pungkasnya.

Pada Pileg 2019, Ayu turut berpartisipasi sebagai caleg pada Partai Hanura dari daerah pemilihan 6 dengan nomor urut 5. Akan tetapi, Ayu belum dapat maju ke parlemen karena raihan suara yang terbilang minim.

Saat ini mahasiswi Universitas Pelita Bangsa itu aktif pada organisasi Pusaka Nusantara. Ia menjabat sebagai bendahara. Keterlibatan Ayu pada organisasi dan pesta demokrasi dapat dikatakan sebagai hasratnya berpartisipasi pada pembangunan. [pojoksatu]

fokus berita : #Ayu Dwi Bestary


Kategori Berita Golkar Lainnya