29 Juni 2019

Berita Golkar - Penyegaran Partai Golkar menjadi partai dengan branding millenial akan dilakukan oleh Bambang Soesatyo (Bamsoet) jika terpilih menjadi Ketua Umum Golkar.

Untuk mempersiapkan kepemimpinannya di partai berlogo pohon beringin ini, Bamsoet menegaskan dirinya tidak khawatir dengan lawannya, Airlangga Hartarto yang mendeklarasikan kembali untuk maju sebagai ketua umum.

Baca Juga: Usai Minta Restu ke JK, Bambang Soesatyo Bakal Sowan ke Habibie dan Akbar Tandjung

"Saya biasa berkompetisi. Enggak ada kekhawatiran, hanya berdoa saja," ungkap Ketua DPR RI ini di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra III, Jakarta, Jumat (28/6) malam.

Lanjut Bamsoet, membranding kembali partai Golkar dengan semangat milenial akan dilakukan secara bertahap, khususnya dalam struktur kepengurusan.

Ke depan, mantan Ketua Komisi III DPR RI ini yakin Partai Golkar akan menjadi milik anak muda, dengan rencana porsi milenial dalam kepengurusan sebanyak 60-70 persen.

"Anak muda itu harus lebih banyak daripada yang kami-kami(senior), 60-70 persen (milenial) itu menurut saya ideal untuk pembaruan suatu partai, tantangan kedepankan modernisasi partai," tegasnya.

Tujuan pembentukan menjadi partai millenial yang hendak dilakukannya ini lantaran partai Golkar masih dianggap ketinggalan zaman.

Baca Juga: Ini Alasan Akbar Tandjung Dukung Bambang Soesatyo Jadi Ketua Umum Partai Golkar

"Kita prihatin karena kami kan masih dianggap 'jadul'. Makanya harus diubah, kesan Partai Golkar orang-orang tua harus disingkirkan karena yang sukses sekarang adalah partai-partai yang berorientasi pada generasi muda, milenial," tandasnya. [rmol]

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya