02 Juli 2019

Berita Golkar - Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengatakan, tidak ngebet untuk maju sebagai calon ketua umum (caketum). Ia maju karena adanya sejumlah desakan dan dukungan dari bawah.

Baca Juga: Bambang Soesatyo Bakal Pimpin Golkar Dengan Musyawarah Mufakat dan Zero Plt

"Sebetulnya saya tidak punya keinginan kuat untuk maju, karena menurut saya, kita ini kan kalau dibutuhkan oke, tapi kalau enggak buat apa," ujarnya di di gedung Nusantara III, Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7).

Bamsoet juga menerangkan adanya sejumlah desakan itu, sehingga ia harus segera membawa perubahan. Salah satunya dalam hal pengelolaan partai.

"Pertama, partai ini harus lebih progres karena harus mengedepankan dengan cara-cara yang sudah diatur partai, kemarin dari daerah, mereka ingin partai dikelola dengan cara yang ada dalam aturan organisasi, pengambilan keputusan tidak boleh keluar dari aturan," paparnya.

Lebih lanjut Bamsoet menjelaskan, ada momok terhadap pelaksana tugas (plt). Ia berpendapat, hal itu seharusnya diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat. Selain itu, ada bantuan dari satu tingkat di atasnya dalam penyelesaian masalah tersebut.

"Kedua momok plt saya lebih cenderung penyelesaian itu dilakukan musyawarah mufakat dan tidak perlu semuanya di pusat, kalau ada masalah ditingkat kecamatan itu, ya yang menyelesaikan harus satu tingkatnya di atas," kata Bamsoet.

Baca Juga: Ingin Perubahan Di Tubuh Golkar, 75 Persen DPD II Di Maluku Dukung Bamsoet

"Begitu juga di atasnya kabupaten atau kota, harus satu tingkat di atas. Jadi harus satu tingkat di atas. Tidak boleh ditarik semua ke pusat. Jadi itulah managemen, tata cara, menurut saya, ini masukan dari daerah saya tampung semua," kata Bamsoet. [gatra]

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya