02 Juli 2019

Berita Golkar - Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin memastikan tidak akan maju sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar yang akan digelar Desember 2019 ini. Mahyudin yang kini menjabat Wakil Ketua MPR RI mengatakan dirinya akan mendukung Bambang Soesatyo alias Bamsoet.

"Sebagai kader, keinginan itu ada, tapi saya kan sekarang terpilih menjadi caleg DPD RI, saya merasa kurang elok kalau mencalonkan diri menjadi ketum Golkar," kata Mahyudin di Kompleks Parlemen, Selasa (2/7/2019).

Baca Juga: Mahyudin Ingin Pemerintah China Berlakukan Bebas Visa Untuk Indonesia

Dia mengapresiasi Airlangga yang sudah banyak berbuat untuk Golkar, pun hasil pemilu, menurut Mahyudin, juga cukup memuaskan. Namun, dia mengatakan tak ada kebiasaan di Partai Golkar, Ketua Umum mengikuti pemilihan ketum hingga dua kali.

"Saya lebih mendukung Bambang untuk memimpin Golkar ke depan," kata dia. "Saya rasa, masih banyak kader lain yang mumpuni untuk menjadi Ketum Golkar, termasuk Mas Bambang sendiri. Beliau sangat pantas dan sangat layak untuk menjadi Ketum Golkar," lanjutnya.

Baca juga: Kisah Sukses 4 Bersaudara Dari Kutim, Mahyudin, Mahyunadi, Marsidik dan Maswar

Untuk peta kekuatan Airlangga dan Bambang Soesatyo, Mahyudin mengaku belum bisa melihat kans, siapa yang lebih kuat dan berpeluang menang. Sebab, saat ini kapan Munas Golkar digelar belum diputuskan oleh Partai.

"Kita belum sampai ke sana, sekarang juga belum tahu munasnya kapan," ujarnya. Sebelumnya, Bambang Soesatyo membeberkan, tak hanya dirinya yang berniat maju sebagai caketum Golkar, dia lalu menyebut beberapa nama.

"Bukan hanya saya saja (yang ingin maju Caketum), ada Pak Indra Bambang Utoyo, Ada Ridwan Hisyam, ada Aziz Syamsuddin, ada Mahyudin. Ya itu mereka secara langsung harus menyampaikan kepada ketum (Airlangga), izin bahwa akan maju. Dan terserah ketua umum memberikan izin atau tidak, tapi kan kita semua punya hak,” ungkap Bamsoet kepada wartawan, Senin (1/7). [akurat]

fokus berita : #Mahyudin


Kategori Berita Golkar Lainnya