03 Juli 2019

Berita Golkar - Pakar komunikasi Politik Universitas Airlangga, Suko Widodo melihat turunnya perolehan kursi Partai Golkar pada Pemilu 2019 kemungkinan hilangnya sosok kepemimpin dalam partai tersebut. 

Menurut dia, jika Partai Golkar ingin kuat dan kembali menjadi pemenang pemilu lima tahun mendatang, 2024, maka harus ada nahkoda yang bisa membuat kader dan akar rumputnya bergairah.

Golkar sempat berjaya menjadi pemenang pada Pemilu 2004 karena tergolong partai besar dan mempunyai basis akat rumput.

Namun, di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto, partai kuat ini malah mengalami penurunan jumlah kursi parlemen, ujar Suko seperti dilansir Kantor Berita RMOL, Rabu (3/7).

Airlangga memang memiliki posisi strategis sebagai ketum aktif, Setidaknya, sejak Airlangga memimpin, dua tahun terakhir ini Golkar dipercaya betul oleh Jokowi.

Tapi sekarang Partai Golkar seolah kehilangan sosok kepemimpinan yang bisa mengamankan kepentingan Jokowi ke depan. Ini bisa menjadi salah satu penyebab Jokowi kurang sreg dengan Airlangga.

"Ini yang harus segera dibenahi Golkar agar dapat kepercayaan lagi," ujarnya. [rmollampung]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya