05 Juli 2019

Berita Golkar - Musyawarah nasional (Munas) Partai Golkar bisa pasti digelar Desember tahun ini. Kendati masih ada waktu lebih kurang 5 bulan lagi, namun suhu di tubuh beringin mulai hangat.

Apalagi belakangan muncul dua nama kandidat ketua umum, yakni Airlangga Hartarto (petahana) yang saat ini menjabat Menteri Perindustrian dan Bambang Soesatyo, politisi senior Golkar yang kini menjabat Ketua DPR RI.

Baca Juga: 4 Nama Ini Dijagokan Gantikan Rusli Habibie Di Musda Golkar Gorontalo

Peta dukungan sudah mulai dilakukan, termasuk sejumlah dewan pimpinan daerah (DPD) sebagai pemilik suara telah menentukan arah dukungan saat Munas. Tak terkecuali Gorontalo. Di Gorontalo ada tujuh suara, yakni 1 DPD 1, dan 6 DPD II.

Ketau DPD I Golkar Provinsi Gorontalo Rusli Habibie kepada Gorontalo Post, Kamis (4/6) malam memastikan, jika Golkar Gorontalo akan mendukung Airlangga Hartarto kembali menduduki kursi ketua umum Golkar.

“Kami melihat kinerja pak Airlangga yang terbilang sukses memimpin Golkar, padahal ia baru 1,5 tahun sebagai ketua umum,”ujar Rusli Habibie, semalam.

Menurutnya, ditengah persaingan politik saat Pemilu lalu, namun Golkar berhasil meraih kursi kedua terbanyak di DPR RI, setelah PDI Perjuangan.

“Saya kira ini bentuk prestasi beliau,” kata Rusli. Bukan cuma itu, ia juga melihat cara kepemimpinan Airlangga membuat Golkar tak lagi bergejolak, dan mampu merangkul semua pihak.

“Gorontalo masih memilih pak Airlangga,”katanyanya. Disinggung soal dukungan DPD II se Gorontalo, Rusli memastikan jika seluruh DPD II Golkar di Gorontalo akan memilih Airlangga Hartarto.

“Ia termasuk DPD II (yang memilih Airlangga),”tandas Rusli Habibie.

Terpisah ketua DPD II Golkar Pohuwato Syarif Mbuinga melalui juru bicara khusus, Fahmi Mopangga mengatakan, jika Golkar Pohuwato selalu berkoordinasi dengan DPD I Golkar, besar kemungkinan akan mengikuti apa yang diputuskan DPP.

“Bila ditanya siapa nantinya akan dijagokan oleh Golkar Pohuwato, berkaitan pilihan atau jagoan pada Munas Nanti, kami DPD Golkar Pohuwato akan selalu berkoordinasi dengan DPD I Provinsi,” pungkasnya.

Terpisah DPD II Golkar Bone Bolango juga memiliki sikap yang sama, yakni menjagokan Airlangga Hartarto. Ketua DPD II Golkar Bonbol Zainudin Pedro Bau mengatakan, dukungan itu diberikan berdasarkan evaluasi atas kepemimpinan Airlangga.

Pihaknya, menilai Airlangga mampu mempertahankan marwah Golkar dan elektabilitas partai berlambang pohon beringin rindang itu di Pemilu Legislatif 2019. Sejauh ini Golkar di tangan Airlangga sangat kondusif bahkan mampu mempertahankan elektabilitas di Pileg pasca turbulensi politik ditubuh Golkar yang menyeramkan bebera waktu lalu.

Turbulensi politik yang dialami Golkar, efek Dualisme Kepengurusan Golkar Aburizal Bakrie dan Agung Laksono, kasus korupsi yang melibatkan mantan Ketua DPR sekaligus mantan Ketua Umum Golkar Setya Novanto, mantan Menteri Sosial yang sekaligus mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham dan kasus suap politisi Golkar Bowo Sidik menjelang Pemilu 2019.

Baca Juga: Ini Kader-Kader Golkar Calon Pengganti Rusli Habibie di Pilgub Gorontalo 2020

Performa kinerja Airlangga juga memuaskan, terutama menjaga hubungan baik dengan pemerintah. Baginya sebagai partai yang selalu berada di kekuasaan, tentu butuh ketua yang memiliki ‘chemestry’ dengan Presiden Jokowi. Disamping itu juga, AirLangga mampu menjaga irama atas konsistensi sikap organisasi terhadap keputusan Munas, yaitu mendukung sepenuhnya Jokowi sebagai presiden periode 2019-2024.

“Oleh karenanya, kami mengisyaratkan mendukung Airlangga untuk melanjutkan kepemimpinannya. Sebagai Ketua Umum dan sikap kami ini sudah kami sampaikan kepada Panglima Tertinggi Golkar Gorontalo Rusli Habibie dan Allhamdulillah beliau mengapresiasi,”tandas Pedro. [hargo]

fokus berita : #Rusli Habibie


Kategori Berita Golkar Lainnya