05 Juli 2019

Berita Golkar - Pemilihan calon legislatif (caleg) telah usai. Saat ini para caleg yang berhasil lolos menjadi anggota dewan menanti pelantikan, yang rencana yang akan digelar September mendatang.

Dalam pemilu kali ini, tak jarang partai yang gagal meloloskan semua kadernya untuk kembali menjadi anggota dewan (incumbent). Bahkan ada partai yang jumlah kadernya lolos ke dewan berkurang. Sebagai contoh Partai Golkar Makassar.

Baca Juga: Wahab Thahir Ingin Golkar Prioritaskan Kader Internal Maju Pilwalkot Makassar

Partai yang sudah tergolong tua ini, hanya berhasil meloloskan lima kadernya ke DPRD Makassar. Jumlah ini lebih sedikit jika dibanding dengan pileg sebelumnya di mana Golkar Makassar berhasil mengantar 7 orang kadernya ke DPRD Makassar.

Soal hasil buruk dalam pileg kali ini, Golkar Makassar pun menyebut siap untuk dievaluasi.

"Kami siap dievaluasi. Jika ada evaluasi kinerja di DPD II silakan evaluasi," ungkap Wahab Tahir, Sekretaris Partai Golkar Makassar, Jumat, (5/7/2019).

Untuk saat ini kata dia, belum ada evaluasi pasca Pileg 2019. Namun Wahab menyebut, pihaknya siap jika sewaktu waktu DPD II dievaluasi oleh DPD I. Wahab juga mengakui, pileg tahun ini menjadi yang terburuk sepanjang sejarah.

"Dari segi electoral kursi, iya. Namun harus ada evaluasi dan yang terpenting kita harus introspeksi diri," tambahnya.

Dengan perolehan kursi yang sangat minim di Golkar Makassar, Wahab menyebut tidak antikritik. Evaluasi internal Golkar Makassar pun akan dilakukan untuk masa depan Golkar yang lebih baik ke depannya.

Baca Juga: AMPI Bakal Bentuk Satuan Pelajar Di Sekolah-Sekolah Kota Makassar

"Untuk tingkatan kami (DPD II) pasti ada evaluasi internal. Tetapi belum sekarang. Kita tunggu hasil evaluasi dari tingkat satu dulu dan selanjutnya kita evaluasi internal. Namun kami tegaskan kita tidak antikritik," tegasnya. [rakyatku]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya