05 Juli 2019

Berita Golkar - Munas Golkar dengan wacana yang akan dipercepat membuat internal partai ini menghangat. Kapan pun munas dilangsungkan, jangan sampai ada calon tunggal figur ketua umum.

Wasekjen Golkar periode 2014-2015, Lalu Mara Satriawangsa menyatakan saat ini ada gelagat Munas Partai Golkar nanti mengarah pada calon tunggal. Menurutnya kalau hal tersebut sampai terjadi, itu tidak akan baik bagi citra Partai Golkar yang selama ini dikenal "riuh" dan demokratis dalam setiap pemilihan Ketua Umum.

Baca Juga: Lalu Mara Nilai Rizal Mallarangeng Tak Bisa Larang Bamsoet Maju Caketum di Munas Golkar

"Kenapa demikian? Karena hingga saat ini DPP Partai Golkar belum juga mengagendakan rapat pleno harian untuk memutuskan jadual Rapimnas yang agendanya penetapan waktu munas. Dampaknya hingga saat ini belum juga dibentuk Komite Pemilihan Ketua Umum, dan pembentukan OC dan SC," kata Lalu Mara dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (4/7/2019).

Mengingat waktu yang sudah mepet, lanjut Lalu, maka kesan yang muncul adalah ada gelagat untuk menciptakan calon tunggal. Karena belum ada Komite Pemilihan, hal-hal yang terkait persyaratan untuk menjadi ketua umum belum dibahas, apalagi ditetapkan.

"Pleno aja belum. gimana mau buat komite pemilihan, pembentukan OC dan SC?" tutur Lalu Mara.

Akibatnya, kader yang berkehendak untuk maju serba salah.

Baca Juga: Lalu Mara Nilai Diksi Rizal Mallarangeng Kurang Pas dan Tidak Elok

"Mau sosialisasi ke DPD dan pemilik hak suara bisa salah karena bisa dianggap tidak santun, sementara diam saja juga salah. Bisa dinilai tidak serius oleh pemilik hak suara," tuturnya. [detik]

fokus berita : #Lalu Mara


Kategori Berita Golkar Lainnya