05 Juli 2019

Berita Golkar - Inisiator pertemuan DPD I Partai Golkar untuk mempercepat Munas, Azis Samual mengklaim terjadi pembohongan dari Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto.

Surat Dewan Pembina Partai Golkar menurutnya tak menyuratkan waktu pelaksanaan Munas di Desember 2019.

Di surat Dewan Pembina, lanjut dia, hanya tertulis bahwa segera melakukan rapat pleno DPP Golkar, untuk menentukan tanggal Munas di akhir 2019.

Baca Juga: Hanya Dapat 85 Kursi DPR, Azis Samual Minta Ketum dan Sekjen Golkar Mundur

“Jadi tidak kemudian di Desember, tapi pleno dulu,” ungkapnya.

Atas dasar itulah, dia merasa bahwa pernyataan dari Airlangga merupakan pembohongan kepada para anggota DPD I dan juga publik, yang terus mengamati perkembangan partai papan atas di negeri ini.

Aburizal Dibelakang Desakan Evaluasi Partai Golkar

Kebijakan Ekonomi dan Pendidikan: Realitas atau Citra Populis?

Hati Pemula Demokrat Tertutup Awan Gelap, Bela SBY Membabi Buta

“Ini jelas Airlangga melakukan pembohongan kepada DPD I, kepada kader Golkar,” tegasnya.

Dia juga menyinggung pernyataan Airlangga usai pertemuan dengan Presiden RI Joko Widodo. Saat itu, orang nomor satu di Golkar tersebut menjelaskan bahwa pertemuan itu bukan soal Jokowi mendukung dirinya di Munas.

“Jadi saya pikir itu Jokowi tidak mendukung Airlangga, berbeda dengan sebelum Munaslub dulu yang bilang amankan dia, tapi kini minta diperkuat. Artinya kepemimpinan Golkar sudah jelas tidak kuat,” tandasnya. [fajar]

fokus berita : #Azis Samual


Kategori Berita Golkar Lainnya