04 Juli 2019

Berita Golkar - Tokoh senior Partai Golkar (PG) Ginanjar Kartasasmita mengemukakan arus utama (mainstream) Golkar menginginkan Airlangga Hartarto kembali melanjutkan kepemimpinan satu periode lagi. Hal itu karena Airlangga terbukti berhasil memimpin partai berlambang pohon beringin itu dengan kembali menempatkan Golkar pada peringkat kedua dalam perolehan suara di parlemen.

Baca Juga: Ayah Mensos Agus Gumiwang Tuding Prabowo Rendahkan Rezim Jokowi

 

Selain itu, Airlangga berhasil melakukan konsolidasi internal sehingga pada Pemilu 17 April lalu, sehingga kader Golkar tidak terbelah tetapi satu tekad dalam memenangkan Golkar.

"Bukan saatnya mengganti pimpinan. Golkar masih harus berkonsolidasi pascaPemilu," kata Ginanjar di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Ia menjelaskan memang ada nama yang muncul untuk menggantikan Airlangga. Namun kemunculan nama-nama itu hanya berada di garis pinggir dan didukung utamanya oleh mereka yang tidak memiliki suara.

"Seperti sayalah, saya kan tidak punya hak suara. Daerah yang punya hak suara. Dewan Pimpinan Daerah (DPD), baik Provinsi, Kabupaten maupun Kota, sudah resmi meminta Airlangga untuk melanjutkan memimpin Golkar," jelas Ginanjar yang merupakan mantan Menko Ekuin pada masa Orde Baru.

Dia menegaskan ada batas minimum untuk dapat mencalonkan di Munas nanti. Dia tidak yakin selain Airlangga dapat mencapai threshold atau persyaratan minimal tersebut.

"Mungkin saja yang terjadi demokrasi yang aklamasi. Itu akan baik sekali untuk Golkar ke depan yaitu solid, kompak, bersatu menyukseskan program pemerintah. Sambil bersiap menyongsong kontestasi politik di 2024," tutup Ginanjar. SP/R-14. [beritasatu]

fokus berita : #Ginanjar Kartasasmita


Kategori Berita Golkar Lainnya