10 Juli 2019

Berita Golkar - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta Ashraf Ali menolak penyelenggaraan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Partai Golkar DKI Jakarta. Musdalub dianggap tidak mendesak. “Tidak ada urgensi untuk menyelenggarakan Musdalub. Menurut saya, sekarang ini saatnya melakukan penataan di masa tenang menunggu keputusan sidang MK terkait hasil pileg,” ujar Ashraf di Jakarta, Selasa (9/7/2019).

Baca Juga: Anies Baswedan Rencana Buat Jersey Persiija PNS DKI, Ini Tanggapan Ashraf Ali

Pernyataan Ashraf itu menjawab aksi unjuk rasa sejumlah kader Partai Golkar DKI Jakarta yang menuntut penyelenggaraan Musdalub Partai Golkar DKI Jakarta karena kecewa dengan hasil Pileg 2019. Ashraf mengatakan, pada saatnya nanti Musyawarah Daerah Golkar DKI Jakarta pasti akan dilaksanakan sebagai bagian proses dinamika politik.

Dia menegaskan penyelenggaraan Musda itu harus dengan cara dan dengan aturan yang berlaku. Terkait pemilu legislatif Golkar di DKI Jakarta, Ashraf mengatakan hasilnya harus disyukuri, sebab pencapaian Golkar menurut dia, masih termasuk bagus dibandingkan partai lain.

Dia mengatakan Golkar DKI Jakarta dibawah kepemimpinan Plt Rizal Mallarangeng telah bekerja dengan totalitas tinggi di tengah turbulensi politik yang menerpa Partai Golkar. “Pak Rizal sudah berusaha maksimal," ujar dia.

Baca Juga: HUT Ke-492, Ini Harapan Ashraf Ali Untuk Pemprov DKI Jakarta

Ashraf menegaskan terpilih atau tidaknya caleg Golkar dalam Pileg di DKI Jakarta, pada akhirnya adalah kehendak Tuhan. Dia menilai selama para caleg maju dalam pileg untuk membantu masyarakat, maka caleg harus legawa jika tidak terpilih selama sudah berusaha maksimal. [indopos]

fokus berita : #Ashraf Ali


Kategori Berita Golkar Lainnya