10 Juli 2019

Berita Golkar - Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo alias Bamsoet mempersilakan para pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar mencabut dukungan kepada dirinya untuk menjadi Ketua Umum 'Beringin'.

Tujuannya, demi menghindari pemecatan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

"Saya tidak ingin mereka jadi korban gegara mendukung saya," ucapnya, melalui pesan singkat, Rabu (10/7).

Baca Juga: Bamsoet Bangga Indeks Kepercayaan Publik Pada Polri Makin Tinggi

Sebelumnya, mantan Ketua Pemenangan Pemilu Partai Golkar, Aziz Samual mengatakan sebanyak 10 Ketua DPD tingkat II Partai Golkar yang ada di Maluku dinonaktifkan dari jabatannya atas arahan dari DPP Partai Golkar.

Ia menyebut penonaktifkan itu terkait dengan dukungan mereka terhadap pencalonan Bamsoet.

Lihat juga: Kubu Airlangga Pertanyakan Kontribusi Bamsoet untuk Golkar
"Itu benar [penonaktifan]. Berhubungan erat karena 10 DPD yang mendukung Bamsoet itu ," kata Aziz saat dihubungi, Rabu (10/7).

Sepuluh Ketua DPD tingkat II yang dinonaktifkan itu diantaranya Ketua DPD Kota Ambon, Kabupaten Tual, Kabupaten Buru, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Buru Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Aru.

Baca Juga: Bamsoet Tantang Aktivis Medsos Ciptakan Platform Digital Asli Indonesia

Selain itu, eks Ketua DPD Golkar Kota Cirebon, Jawa Barat, Toto Sunanto mengaku dicopot dari jabatannya juga karena mendukung Bamsoet. Ia pun mengancam berhenti sebagai kader Golkar dan menarik gerbongnya. [cnnindonesia]

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya