11 Juli 2019

Berita Golkar - Anggota DPRD Kukar Isnaini menegaskan akan maju lewat jalur perseorangan jika tidak dilirik Partai Golkar dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kutai Kartanegara (Kukar) 2020.

"Kalau diusung partai (Golkar,Red.) saya siap maju Pilkada Kukar lewat jalur parpol, begitu juga kalau nggak diusung, saya juga siap maju jalur perseorangan, "kata Isnaini, Rabu (10/7/2019).

Ketua Komisi IV DPRD Kukar ini mengaku siap menerima konsekuensi yakni dipecat oleh partai berlambang pohon Beringin. "Apapun resikonya saya siap terima, "tegasnya.

Diketahui, calon bupati dari jalur independen di Pilkada Kukar harus mengumpulkan 38 ribu dukungan KTP yang tersebar di 9-10 kecamatan.

Terkait hal itu, Isnaini mengaku sudah mengumpulkan 20 ribu dukungan KTP. Itu tersebar hampir 18 kecamatan di Kukar.

"Sudah ada 20 ribu dukungan KTP yang hampir tersebar di semua kecamatan. Dan yang terbanyak ada di kecamatan Muara Kaman, Loa Janan dan Loa Kulu, "sebutnya.

Pengumpulan dukungan KTP tersebut dilakukan dengan cara mendatangi satu per satu rumah warga. Isnaini menargetkan tercapai jumlah 38 ribu dukungan KTP pada September 2019.

"Kita persiapkan 50 ribu dukungan KTP. Nggak masalah lebih, dari pada kurang. Target kita September sudah terkumpul semua, " ungkapnya.

Isnaini juga mengaku sudah menyiapkan enam nama calon pendampingnya. Siapa sosok calon wakil bupatinya baru akan diumumkan pada September mendatang.

"Enam nama itu, ada dari politisi, tokoh dan pengusaha tambang, " tandasnya. [korankaltim]

fokus berita : #Isnaini


Kategori Berita Golkar Lainnya