11 Juli 2019

Berita Golkar - Sejumlah pihak menyuarakan agar Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta segera memiliki ketua definitif. Untuk itu, perlu segera dilangsungkan adanya musyawarah daerah luar biasa (Musdalub).

Sekretaris Dewan Pertimbangan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Baskara Harimukti Sukarya mengatakan, ketua definitif diperlukan dengan harapan bisa segera membawa perubahan menuju arah lebih baik.

"Hasil Pileg DKI Jakarta 2019 menjadi salah satu yang harus dievaluasi karena terjadi penurunan dibandingkan Pileg sebelumnya, dari sembilan kursi hanya menjadi enam kursi," ujar Baskara yang pernah menjadi Dewan Pertimbangan DPD Golkar DKI, serta Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat DPD Golkar DKI di era kepemimpinan Prya Ramadhani, Selasa (9/7).

Baskara menilai, jabatan yang diemban oleh Pelaksana Tugas (Plt) kurang berjalan dengan maksimal untuk menjalankan roda organisasi. Terlebih, dalam Pileg 2019 Golkar DKI Jakarta sejatinya menargetkan raihan 22 kursi.

"Saya sebagai senior sekaligus pernah menjadi pengurus di Golkar DKI tentu merasa sangat prihatin. Ini perlu segera ada Musdalub di DKI sebelum pelaksanaan musyawarah nasional (Munas)," terangnya.

Menurutnya, DKI Jakarta merupakan barometer. Sehingga, perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh hal-hal yang menyebabkan raihan suara atau kursi itu menurun."Tentu kita mengapresiasi pencapaian enam kursi itu. Tapi, DKI ini memiliki posisi sangat strategis yang mestinya bisa lebih optimal lagi mendukung raihan suara di tingkat nasional," ungkapnya.

Ia menginginkan, dalam menyonsong Pileg dan Pilpres tahun 2024 mendatang, Golkar DKI Jakarta bisa segera berbenah dan melakukan konsolidasi agar bisa terus solid. Musdalub ini bukan untuk menyingkirkan Plt Ketua DPD Golkar DKI saat ini dijabat Pak Rizal Mallarangeng karena beliau tentunya masih bisa ikut mencalonkan diri.

"Mengenai Plt di sejumlah daerah, termasuk di Jakarta ini sebetulnya juga sudah menjadi bahasan dalam Munaslub beberapa waktu lalu. Kalau dihitung Plt di DKI ini sudah cukup lama, sudah lebih dari sembilan bulan. Perlu segera ada pemilihan lagi untuk menentukan ketua definitif," ucapnya.

Ia menambahkan, suasana menjelang Munas untuk memilih Ketua Umum semakin memanas hingga memicu adanya desakan pelaksanaan Musdalub dari pemuda Golkar DKI Jakarta."Saya kira DPP perlu juga mendengar aspirasi ini. Namun, aturan partai juga harus tetpa ditegakkan," tandasnya.

Untuk diketahui, sekelompok massa yang tergabung dalam Kader Muda Partai Golkar (KMPG) menggelar aksi di depan Kantor DPD Partai Golkar Cikini, Jakarta Pusat, Senin (8/7). Mereka meminta DPP Partai Golkar mencopot Plt Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Rizal Mallarangeng lantaran dinilai gagal.

Dalam aspirasinya, KMPG meminta kepada Rizal Mallarangeng mundur dengan sukarela dan segera menyelenggarakan Musdalub. Mohar [neraca]

fokus berita : #Baskara Harimukti Sukarya


Kategori Berita Golkar Lainnya