12 Juli 2019

Berita Golkar - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku tidak tertarik lagi dengan jabatan politik. Eks Ketum Golkar ini berniat untuk fokus pada bidang sosial keagamaan usai masa jabatannya selesai.

JK, sapaan karib Wapres mengungkapkan, dirinya berniat mengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan pekerjaan sosial lainnya.

Baca Juga: Jusuf Kalla Tegaskan Pemerintah Tak Pernah Larang Habib Rizieq Pulang

“Saya istirahat 100 hari lagi, kembali ke pekerjaan semula, urus DMI, urus agama, pendidikan, urusan sosial lainnya. Dan tentu memberi sumbangan pikiran,” ujar JK, Kamis (11/7).

JK mengatakan, telah menjalani karier selama 20 tahun di pemerintahan. Ketua Umum DMI ini mengibaratkan perjalanan kariernya seperti tentara yang meningkat secara bertahap.

“Saya menteri, habis menteri jadi menko, dari menko jadi wapres, naik pangkat lagi cuma yang nomor satu (presiden) tidak bisa dicapai. Kalah saya waktu 2009 itu,” kelakarnya.

Sebelum mendampingi Joko Widodo sebagai wapres sejak 2014, JK pernah menjabat sebagai wapres pada 2004-2009 mendampingi Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tahun 2009, JK menanntang SBY di Pilpres, SBY bersama Boediono sedangkan JK menggandeng Wiranto. SBY-Boediono keluar sebagai pemenang.

Baca Juga: Siapa Caketum Golkar Pilihan Jusuf Kalla, Bamsoet Atau Airlangga?

JK juga pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian di masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid dan Menko Kesra di masa pemerintahan Presiden Megawati Sukarnoputri. [hargo]

fokus berita : #Jusuf Kalla


Kategori Berita Golkar Lainnya