12 Juli 2019

Berita Golkar - Politikus Partai Golkar, Bambang Soesatyo menyesalkan sikap pengurus pusat partai tempat ia bernaung yang kerap mengambil keputusan secara sepihak. Seperti pemberhentian sejumlah ketua Golkar tingkat II di Maluku, hanya gara-gara mendukung dirinya maju sebagai calon ketua umum.

Baca Juga: Lindungi Masyarakat, Bamsoet Dorong Program Satu Desa Satu Advokat

Bamsoet menegaskan, keputusan pencopotan tesebut menunjukkan kesewenang-wenangan kepemimpinan Partai Golkar saat ini. Keputusan pemecatan adalah sikap otoriter yang akan menimbulkan perselisihan di tubuh partai.

"Saya sepakat bahwa sikap otoriter ini, sikap tirani ini, menjadi musuh kita bersama di Partai Golkar," kata Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat 12 Juli 2019.

Selain itu, Bambang yang juga Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar menambahkan, dirinya akan bertanggung jawab penuh kepada sepuluh pejabat partai yang telah dinonaktifkan karena mendukung dirinya. Bila dia terpilih, akan mengembalikan hak-hak anggota partai yang telah dicabut.

"Saya minta bersabar. Nanti Insya Allah kalau kita terpilih, yang pertama saya lakukan adalah memulihkan hak-hak mereka," katanya.

Baca Juga: Golkar Harus Tumbuhkan Demokrasi Internal Tanpa Sanksi dan Intimidasi

Dia juga menyinggung tindakan asal copot pengurus daerah tidak menunjukkan sikap keteladanan. Berbeda dengan gaya kepemimpinan Presiden Jokowi yang bersikap demokratis terhadap lawan-lawan politiknya.

"Presiden saja menunjukkan sikap demokratisnya. Masa kita-kita ini tidak bisa menunjukkan sikap demokratis dalam hal yang skopnya partai." [viva]

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya