15 Juli 2019

Berita Golkar - Ketua Umum DPP Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Deding Ishak menyambut positif pertemuan antara Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dan penantangnya Prabowo Subianto di Jakarta, beberapa waktu lalu. Dia menilai hal itu sangat menyejukkan dalam konteks rekonsiliasi pasca Pilpres 2019 lalu.

“Karena apa? Karena bangsa Indonesia butuh teladan dari para pemimpinnya. Dengan bertemunya pak Jokowi dan pak Prabowo itu menandai lahirnya keteladanan bagi para pendukungnya untuk hidup rukun,” kata Ketua STAI Al Jawami Bandung ini kepada Golkarpedia di Jakarta, minggu (14/7/2019) kemarin.

Baca juga: Deding Ishak Ajak Semua Caketum Berkompetisi Dengan Semangat Fastabiqul Khairat

Deding menilai, pertemuan Jokowi dan Prabowo penting untuk merekatkan lagi tali persaudaraan sesama warga bangsa yang selama beberapa bulan terbelah sejak masa kampanye hingga Pilpres 17 April yang lalu. Polarisasi antara kedua kubu terus memanas hingga menjelang penghitungan suara, pengumuman hasil Pilpres bahkan hingga pembacaan putusan di Mahkamah Konstitusi.

Anggota Komisi VIII DPR RI ini berpendapat, jika polarisasi itu dibiarkan akan membahayakan masa depan Indonesia. Karenanya, dia menyambut baik pertemuan Jokowi dan Prabowo. “Pertemuan itu sangat menyejukkan, pertemuan dua negarawan yang sama-sama mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, partai dan golongannya,” pungkas politisi Partai Golkar itu. [kontributor Jakarta]

fokus berita : #Deding Ishak


Kategori Berita Golkar Lainnya