17 Juli 2019

Berita Golkar - Gagalnya Partai Golkar menjadi pemenang Pileg 2019 karena terkungkung oleh sebuah kutukan. Kutukan tersebut, hingga saat ini belum mampu dilepaskan oleh para kader partai berlambang beringin.

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPP Partai Golkar Andi Sinulingga dalam sebuah diskusi Memoar Sarwono Kusumaatmadja “Menapak Koridor Tengah ” di kantor DPD Golkar DKI Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/19).

“Saya masih meyakini kutukan partai Golkar belum bisa dicabut,” kata Andi. Namun, Andi tak menjelaskan secara rinci kutukan seperti apa yang dimaksudnya. Andi hanya menyarankan untuk membaca pernyataan dia beberapa tahun lalu di media sosial terkait kutukan tersebut.

Andi menekankan, ke depan Golkar, harus tetap menghargai sebuah ide dan gagasan dari para kader-kadernya. Hal itu, jika Golkar ingin terus maju dan menjadi partainya para pemikir.

Oleh karena itu, kata Andi, sangat tepat jika buku politikus senior Sarwono Kusumaatmadja, menjadi salah rujukan para kader muda untuk membangun peradaban di Golkar. Sebab, pengalaman Sarwono dalam dunia politik tak perlu diragukan lagi.

“Mudah-mudahan buku Pak Sarwono ini mengilhami gagasan pikiran tumbuh subur di partai Golkar,” tandasnya. [telusur]

fokus berita : #Andi Sinulingga


Kategori Berita Golkar Lainnya