18 Juli 2019

Berita Golkar - Rapat Pleno Diperluas DPD II Partai Golkar Kabupaten Dairi, Kamis (18/7/2019) sore di Balai Budaya Pendopo Rumah Dinas Bupati Dairi, Sidikalang, berlangsung ricuh.

Kericuhan dipicu oleh karena nyaris seluruh kader mengusulkan Depriwanto Sitohang sebagai Ketua DPRD Dairi, namun Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia Tanjung menolak.

Katanya, sesuai hasil Rapimnas, DPD II wajib mengusulkan tiga nama ke DPP untuk dipilih sebagai Ketua DPRD. Hujan interupsi pun terjadi.

Mayoritas kader menginginkan hanya satu nama yang diusulkan, yakni Depriwanto Sitohang, calon Bupati Dairi gagal terpilih pada Pilkada 2018 silam sekaligus Anggota DPRD Dairi terpilih pada Pemilu April 2019 lalu.

Sebagai informasi, Golkar merupakan partai dengan raihan kursi terbanyak pada Pemilu Legislatif lalu di Kabupaten Dairi.

"Kami mau agar dalam rapat pleno ini ditetapkan satu nama yang diusulkan sebagai Ketua DPRD Dairi, yaitu Depriwanto Sitohang," seru seorang kader sambil mengepalkan tangan ke atas.

Suasana makin memanas tatkala, Ahmad Doli Kurnia Tanjung menyuruh para kader yang tak mau menuruti aturan keluar dari Partai Golkar.

"Selagi saya ketua, tidak boleh bergeser dari aturan. Golkar ini tidak hanya Dairi saja. Yang tidak tunduk kepada aturan, silakan keluar!," tegas Doli Tanjung di hadapan para kader.

Bukannya menciut, kekecewaan sebagian besar kader Golkar malah berubah jadi amarah.

Mereka yang merasa ditantang lalu berjalan keluar dari gedung sambil berteriak. Ada beberapa yang membanting kursi.

Melihat situasi tersebut, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Dairi, Johnny Sitohang buru-buru merebut mic dari tangan Doli Tanjung, lalu mencoba menenangkan para kader yang sudah tersulut emosi.

"Kita ini partai modern. Jangan karena ada perbedaan pendapat, lantas berbuat anarkis sampai mencampakkan kursi," kata Johnny dari atas panggung Balai Budaya.

"Kalau teman-teman masih mencintai saya, masih menghargai saya sebagai ketua, mari kita semua tenang. Mari kita tenang, mari kita ikut aturan main," ucap Johnny lagi.

Melihat Johnny Sitohang yang tampil, para kader yang emosi menurut dan kembali masuk ke dalam gedung.

Setelah situasi rapat kondusif, rapat pleno diakhiri dengan keputusan: tetap mengusulkan tiga nama, yaitu Depriwanto Sitohang, Sabam Sibarani, dan Johanson Manik, sebagai Ketua DPRD Dairi, serta mencatat seluruh aspirasi kader dan pengurus Golkar Dairi yang hanya menginginkan Depriwanto Sitohang sebagai Ketua DPRD Dairi.

Depriwanto, yang ditemui di sela-sela rapat pleno mengungkapkan, dirinya siap mengemban amanah dari kader dan pengurus Golkar dari 15 kecamatan di Dairi yang menginginkan dirinya mengetuai DPRD Dairi.

"Dukungan sudah saya terima dari 15 pengurus kecamatan untuk menjadi calon bupati. Kali ini tuntutan akar rumput menginginkan saya menjadi Ketua DPRD, itu berarti saya harus menjalankannya dengan baik," kata Depri.

Ia juga berpesan kepada seluruh kader untuk menghormati peraturan partai.

"Memang pada pengusulan nama Ketua DPRD Dairi periode lalu, itu secara aklamasi. Cuma satu nama. Kali ini sudah berubah, harus tiga nama. Tadi pada keputusan, aspirasi akar rumput sudah dicatat. Mudah-mudahan DPP mempertimbangkan," pungkas Depri. [tribunnews]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya