24 Juli 2019

Berita Golkar - Bambang Soesatyo (Bamsoet) dinilai berpeluang menduduki kursi ketua umum Partai Golkar pada Musyawarah Nasional (Munas) mendatang. Peluang tersebut bahkan lebih besar jika Munas digelar lebih cepat.

Baca Juga: Munas Digelar Desember, Bakal Muncul Kuda Hitam Pesaing Bamsoet dan Airlangga

“Kalau Munas diselengarakan lebih cepat, bulan Oktober misalnya, dengan posisinya hari ini yang masih diperhitungkan, boleh jadi Bamsoet punya peluang lebih dibanding Airlangga. Kalau Desember berimbang, malah bisa jadi muncul kuda hitam,” kata Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin, Selasa (23/7).

Faktor lain yang menentukan keterpilihan calon ketua umum yakni jaringan politik yang dimiliki kandidat.

Seperti diketahui, Bamsoet yang kini menjabat Ketua DPR RI dikenal memiliki kedekatan dengan kader-kader Golkar di daerah.

Sementara itu, dari sisi kedekatan dengan penguasa, imbuh Said, baik Bamsoet maupun Airlangga sama-sama memiliki akses ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Menakar Dukungan 5 Tokoh Penting Kepada Caketum Golkar di Munas 2019

“Pada tingkat tertentu, Bamsoet punya hubungan mesra dengan Pak Jokowi. Tapi bukan berarti Airlangga tidak dekat dengan Jokowi. Faktor keterpilihan Bamsoet sebagai ketua DPR tak lepas dari faktor Jokowi. Apa lagi belakangan ini Bamsoet banyak mengumbar dukungan kepada Jokowi,” tutupnya. [pojoksatu]

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya