24 Juli 2019

Berita Golkar - Pembentukan fraksi-fraksi di DPR Kota Surakarta menjadi perbincangan menarik selama menunggu proses penetapan perolehan suara parpol pemilu 2019 dan caleg terpilih 2019-2024.

Kekuatan fraksi di parlemen ini amat menentukan berbagai kebijakan politik baik di lingkup internal maupun eksternal lembaga wakil rakyat. Apalagi setahun mendatang Solo sudah menghadapi Pilkada 2020. Dimana persyaratan mengajukan calon kepala daerah itu mengacu pada jumlah kursi di dewan.

Baca Juga: Jelang Pilkada Kota Solo 2020, Golkar Belum Tentukan Sikap

Setelah PAN dan Partai Gerindra resmi “bertunangan” dan tinggal menunggu ijab qabul untuk pernikahannya duduk bersama dalam biduk Fraksi Pagar.

Kini giliran dua partai tersisa yakni, Golkar dan PSI yang belum kelihatan gelagatnya hendak merapat kemana.

Partai Golkar melalui salah satu pemimpin kecamatan Partai Golongan Karya Laweyan, Djaswadi mengaku kesengsem dan mendesak partainya merapat ke koalisi besar PAN-Partai Gerindra ini. Menurutnya bergabungnya Golkar ke koalisi besar akan memiliki potensi positif bagi partainya.

Namun suara berbeda disampaikan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar, Taufiqurrahman. Taufiq menyatakan, keputusan partai beringin ini akan merapatkan barisan ke mana.

Pilih serahkan DPW

Apakah Golkar akan bergabung koalisi besar atau merangkul satu kursi tersisa yang dimiliki PSI ?
“Ya, pembentukan fraksi nanti harus melalui pleno apakah ikut koalisi besar atau kecil,” katanya.

Menanggapi dualisme tersebut, Ketua DPD Golkar Surakarta Maria Sri Sumarni kepada suaramerdekasolo.com angkat bicara.

Maria mengungkapkan, pembentukan fraksi di DPRD Surakarta menjadi bahasan penting. Pihaknya menyerahkan hal itu ke pengurus lebih atas lagi yakni DPW Partai Golkar Provinsi Jateng.

“Jelas untuk pembentukan Fraksi Golkar,Gerindra,PAN dan PSI sudah kami laporkan kepada ketua DPD Provinsi Jateng. Mendapatkan restu dari beliaunya (DPW Partai Golkar-red),” kata Maria. [suaramerdekasolo]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya