25 Juli 2019

Berita Golkar - Jelang Munas Golkar yang akan diselenggarakan dalam tahun ini, lembaga riset Politik IndexPolitica melakukan Survei Persepsi Pemilih Golkar terhadap Kepemimpinan Partai Golkar ke depan.

Direktur Eksekutif IndexPolitica, Denny Charter menjelaskan, dari survey ini terjaring 5 tokoh yang diinginkan oleh pemilih Golkar untuk menjadi ketua umum, yakni Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Aziz Syamsudin, Agus Gumiwang, dan Indra Bambang Utoyo.

Dari pertanyaan terbuka, lanjut Denny, kelima nama tersebut paling dominan. Untuk tingkat keterpilihan Airlangga Hartarto paling unggul dengan 36,73%, disusul Bambang Soesatyo 27,89%, diikuti Aziz Syamsudin dengan 12,93%, Agus Gumiwang 9,52%, dan Indra Bambang Utoyo dengan 4,08%.

“Jadi ada dua tokoh yang paling diinginkan kader untuk menjadi Ketua Umum yakni Arilangga Hartarto dan Bambang Soesatyo,” ujar Denny, Kamis (25/7/2019).

Kalau diinterpolasi hanya dengan dua kandidat maka keterpilihan Airlangga Hartarto adalah 56.84% dan Bambang Soesatyo 43.16%.

“Memang penentuan Ketua Umum Golkar dilakukan oleh DPD DPD Golkar se-Indonesia tapi paling tidak survei ini dapat menunjukan siapa tokoh yang diinginkan oleh grassroot (akar rumput) Golkar untuk memimpin Golkar ke depan,” ujanya.

Isu lain yang ditangkap dalam survei ini, menurut Denny, bahwa 55.78% responden menginginkan agar Munas Golkar berlangsung sebelum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

Survei juga mengukur tingkat kepuasan pemilih Golkar terhadap kinerja pengurus partai. Hasilnya adalah sebagian besar responden puas dengan kinerja DPD II kabupaten/kota Partai Golkar dengan Indeks Kepuasan mencapai 61,22%.

“Kepuasan terhadap kinerja DPD 1 Provinsi Golkar di angka 53,82%, dan kepuasan terhadap kinerja DPP Golkar adalah 55,79%,” terang Denny.

Dia menambahkan, terhadap hasil Pileg 2019, sebesar 51,22% responden tidak puas dan hanya 36.54% yang menyatakan puas.

“Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi pengurus baru karena ukuran keberhasialan sebuah partai adalah kursi di legislatif,” tambah Denny.

Survey ini dilakukan dari tanggal 17 Juli sampai dengan 21 Juli 2019 menggunakan metode multi stage random sampling dengan 423 responden wawancara melalui telepon. “Adapun margin of error adalah 4.9% dengan tingkat kepercayaan adalah 95%,” ujarnya. [timesindonesia]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya