26 Juli 2019

Berita Golkar - Walau belum ditetapkan secara resmi oleh KPU Kota Banjarmasin, nama Hj Ananda menjadi satu dari enam kader DPD Golkar Kota Banjarmasin yang amankan kursi Perlemen Kota Banjarmasin periode 2019-2024 berdasarkan hasil rekapitulasi.

Baca Juga : Duet Hasnuryadi-Ananda, Pertarungan Milenial di Pilkada Banjarmasin

Dirinya juga menjadi Calon Anggota DPRD Kota Banjarmasin terpilih yang nantinya ditunjuk oleh DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin untuk duduk di susunan unsur pimpinan DPRD Kota Banjarmasin.

Keputusan ini menurut Hj Ananda ditetapkan dan disetujui pada Rapat Pleno DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin yang dihadiri Pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Kalsel beberapa waktu lalu.

"Di rapat pleno DPD Partai Golkar Banjarmasin ada dua keputusan, salah satunya pengerucutan tiga nama menjadi satu nama yang akan ditunjuk sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin dan saya yang ditunjuk," kata Hj Ananda yang juga merupakan Ketua DPD Golkar Kota Banjarmasin.

Dengan demikian, nantinya dirinya bersama Calon Anggota DPRD Kota Banjarmasin terpilih dari DPC Partai Gerindra Banjarmasin akan menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin periode 2019-2024 yang diketuai Calon Anggota DPRD Kota Banjarmasin terpilih dari DPC PAN Banjarmasin.

DPD Golkar Kota Banjarmasin harus rela tak lagi menjadi pemenang Pemilu di Banjarmasin seperti periode sebelumnya dan kehilangan kursi Ketua Dewan setelah perolehan suaranya digusur DPD PAN Kota Banjarmasin dan DPC Gerindra Kota Banjarmasin.

Dimana DPD PAN Banjarmasin menjadi pemenang Pemilu 2019 di Kota Banjarmasin dengan total 59.987 suara atau 17,78 persen, disusul DPC Partai Gerindra sebanyak 43.136 suara atau 12,79 persen dan DPD Golkar Banjarmasin dengan perolehan suara total 38.095 suara atau 11,29 persen.

Menariknya, walau ditunjuk menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, namun diprediksi Hj Ananda takkan lama duduk di jabatan tersebut.

Baca Juga : Ananda Tegaskan Dirinya Siap Maju di Pilwali Banjarmasin 2020

Pasalnya, Hj Ananda juga ditunjuk oleh Partai Golkar untuk maju dan ikut bersaing dalam Pilkada Kota Banjarmasin Tahun 2020 mendatang.

Jika Peraturan KPU (PKPU) tentang Pilkada tidak berubah, otomatis Hj Ananda diwajibkan mengundurkan diri sebagai Anggota DPRD Kota Banjarmasin jika benar akan maju dalam Pilkada Kota Banjarmasin Tahun 2020.

Terkait hal ini, Hj Ananda nyatakan hal tersebut bukan menjadi masalah karena Ia miliki niat untuk mengabdi dan melayani masyarakat Kota Banjarmasin dengan cara apapun baik sebagai Anggota Dewan maupun Kepala Daerah.

"Karena niatnya baiknya untuk pengabdian dan tanggung jawab lebih besar melayani masyarakat kota Banjarmasin," kata Hj Ananda. [tribunnews]

fokus berita : #Hj Ananda


Kategori Berita Golkar Lainnya