27 Juli 2019

Berita Golkar - Partai Golkar Ngawi tidak surut langkah mengusung calon kepala daerah (cakada) di Pilkada Ngawi 2020 meskipun diprediksi bakal pecah kongsi dengan PDIP. Nama Ony Anwar Harsono yang saat ini menjabat sebagai wakil bupati mengerucut jadi jago partai berlambang beringin itu.

Dapat Titipan Menteri Susi, Menpar Bagikan 10 Stand Up Paddle Board untuk Wisata Bahari Banyuwangi
"Sesuai dengan rapat internal, Golkar akan memberangkatkan Ony Anwar Harsono pada pilkada mendatang," ungkap Sardjono Sekretaris DPD Partai Golkar Ngawi, Sabtu (27/7/2019).

Dengan modal 5 kursi di DPRD, Sardjono mengakui partainya perlu berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati. Karena itu, Golkar tengah melakukan komunikasi politik dan penjajakan dengan partai lain.

"Pasti akan berkoalisi untuk memenuhi persyaratan mengusung cakada," kata wakil ketua DPRD Ngawi itu.

Soal prediksi pecah kongsi dengan PDIP, Sardjono enggan berandai-andai. Yang jelas, Golkar akan mencari koalisi partai yang mendukung pencalonan Ony sebagai calon bupati (cabup). Untuk figur pendamping Ony sebagai calon wakil bupati (cawabup), Golkar tetap akan selektif.

"Cawabup yang mendampingi mas Ony harus memiliki elektabilitas dan popularitas tinggi," tegasnya.

Alasan Golkar mengusung Ony Anwar Harsono sebagai cabup di Pilkada Ngawi 2020, dengan pertimbangan pengalaman yang dimiliki. Ony telah menjabat dua periode sebagai wabup mendampingi Budi Sulistyono. Mereka diusung oleh koalisi PDIP-Golkar pada Pilkada Ngawi 2015 lalu. [timesindonesia]

fokus berita : #Ony Harsono


Kategori Berita Golkar Lainnya